Wednesday, November 14, 2018

Review Hotel Meotel By Dafam Jember

Jika anda sedang berpergian ke Jember, jangan khawatir akan menginap dimana. Pada tahun 2018 ini, telah diresmikan sebuah hotel baru yang cukup akses bagi penyandang disabilitas sekalipun. Hotel ini juga memiliki ruang pertemuan yang luas di lantai 2 atau lantai M. sehingga bagi Anda yang ingin menggelar pertemuan yang diikuti hingga 150 peserta, pasti masih dapat tertampung di dalamnya.
Hotel Meitel terletak di Jalan Karimata Nomor 43, Gumuk Kerang,  Sumbersari, Jember. Hotel ini berada di sebelah barat jalan. Fasilitas yang akan anda dapatkan apabila menginap di hotel ini diantaranya adalah: breakfast dan dinner yang nyaman, fasilitas olahraga termasuk kolam renang di lantai 5, resepsionis 24 jam, pelayan hotel yang ramah dan tentunya fasilitas wifi yang lumayan.
Satu minggu yang lalu ketika saya datang menghadiri sebuah acara di hotel ini, saya dapat fasilitas untuk menginap. Kebetulan saja yang dapat kamar dengan nomor 719 di lantai 7. Oh ya, hotel ini terdiri dari 11 lantai,. Jadi memiliki ketersediaan kamar yang lumayan besar. Jika anda menginap di hotel ini setidaknya ada dua view utama yang dapat dilihat dari jendela kamar hotel, yaitu: di sebelah utara dengan pemandangan kampus dan perumahan penduduk, dan di sebelah Selatan hanya pemukiman saja.
Harga menginap di hotel ini mulai dari Rp400.000,ⁿⁿ per malam/kamar. Sedangkan untuk kamar yang berisi dua tempat tidur mulai Rp550,000,ⁿⁿ per malam. Fasilitas yang ada dalam kamar hotel ini cukup lengkap. Satu kamar dengan dua tempat tidur memiliki kasur yang cukup empuk dan nyaman untuk dibuat beristirahat. 
Anda juga dapat menikmati fasilitas televisi yang telah disediakan dalam kamar. Setidaknya ada 40 saluran televisi yang dapat ditonton oleh setiap pengunjung. Di dalam kamar juga tersedia sebuah meja dan sebuah kursi dengan dua cangkir dan pemanas air serta kopi dan teh yang berada dalam gelas mungil.  Tidak ketinggalan pula terdapat wadah untuk sepatu, tempat untuk menggantung baju, telepon dan AC pastinya.
Kamar hotel ini juga sangat bersih dan nyaman. Anda dapat menggunakan shower untuk mandi menggunakan air panas atau air dingin. Kamar mandi hotel ini juga dilengkapi dengan kursi duduk, wastafel, dua handuk dan peralatan untuk mandi. dan satu komentar untuk tempat dapat atau tempat pertemuan di hotel ini sangat nyaman dan bagus.

Saturday, November 10, 2018

Review Bluetooth Audio Receiver

Apakah kamu mempunyai speaker yang konvensional dan ketinggalan zaman? apakah untuk memutar musik di speaker tersebut harus menggunakan kabel Jack audio 3.5 mm? Jika benar, Jangan khawatir, sekarang ada solusinya.
sekarang telah banyak beredar di pasaran baik offline maupun online bluetooth audio receiver. Tentu saja kualitas dan harganya sangat beragam. Kita dapat menemukan produk-produk seperti itu dengan harga mulai dari Rp25.000, ⁿⁿ. Perangkat yang saya review ini saya dapatkan dengan harga Rp35.000,ⁿⁿ di plaza bitcom Jember.


Baca Juga : 


Dengan menggunakan bluetooth audio receiver, maka perangkat speaker yang tidak memiliki fitur bluetooth, menjadi dapat dikoneksikan melalui bluetooth. Cara menghubungkannya adalah dengan memasukkan colokan 3.5 mm yang terhubung dengan speaker ke lubang Jack pada bluetooth receiver tersebut. Selanjutnya, colokan ujung USB bluetooth audio receiver tersebut power bank atau batok charger agar memiliki daya. 
Setelah semuanya terhubung, maka lampu indikator akan berkedip kedip. Langkah berikutnya adalah nyalakan ponsel dan fitur bluetooth. Tambahkan perangkat bluetooth melalui pencarian otomatis. Anda akan menemukan nama perangkat bluetooth H-163. Selanjutnya akan terdengar suara "peared".  Nah, jika telah terdengar suara tersebut dandannya perangkat telah terhubung dan siap digunakan untuk memutar musik. Mudah bukan?

BAKESBANGPOL JATIM GELAR SOSIALISASI PEMILU UNTUK PENINGKATAN PARTISIPASI ELEMEN MASYARAKAT

BAKESBANGPOL Jatim bekerjasama dengan BAKESBANGPOL Jember gelar acara sosialisasi PEMILU. Acara tersebut bertemakan "Peningkatan Partisipasi Politik Elemen Masyarakat Dalam PEMILU Serentak (PILEG dan PILPRES) Tahun 2019." Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 8-9 November 2018 di Hotel Meotel Jl Karimata No 43 Jember. 
Acara yang berlangsung selama dua hari ini, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Jember. Dari 150 orang beserta, 50 diantaranya berasal dari mahasiswa. Sedangkan sisanya berasal dari perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, perwakilan instansi pemerintahan dan 5 orang penghayat.

Baca Juga :
First Impression To Ijen Crater


ada tersebut dibuka oleh perwakilan BAKESBANGPOL Jatim pada Kamis sore. Menurut perwakilan BAKESBANGPOL Jawa Timur, acara ini bertujuan untuk meningkatkan peran elemen masyarakat dalam pemilihan umum 2018. Nantinya setiap peserta diharapkan menjadi agen dalam kesuksesan penyelenggaraan pemilihan umum 2019.
Sepanjang berlangsungnya acara, tingkat partisipasi masyarakat yang terus mengalami penurunan menjadi sorotan utama. Pasalnya, sepanjang berlangsungnya pemilihan umum sejak reformasi, Pemilihan umum tahun 2004 lah yang memiliki partisipasi politik masyarakat cukup tinggi. Sedangkan pada pemilihan Bupati Jember beberapa tahun silam, angka partisipasi masyarakat tak lebih dari 60%.
Selain isu partisipasi masyarakat, isu yang cukup hangat diperbincangkan tentang maraknya HOAX yang beredar di kalangan masyarakat. Isu kebohongan kebohongan tersebut terus disebarkan oleh orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup. Diharapkan seluruh elemen masyarakat yang hadir pada kegiatan ini, dapat turut serta mencegah tersebarnya informasi-informasi yang simpang siur kebenarannya. Apabila berita-berita HOAX tersebut dibiarkan terus tersebar, maka dikhawatirkan persatuan bangsa akan dapat terpecah belah.
Penulis : Teguh Kasiyanto

Tuesday, November 6, 2018

Al Mawardi Al Ahkam As-Sulthaniyyah Sebuah Tawaran Sistem Kenegaraan Islam (1)


Sumber Gambar : Resplash

Riwayat dan Kondisi Sosial Politik
Imam Al Mawardi hidup pada seperempat terakhir abad ke-4 dan setengah abad ke-5 hijriah. Dialah cendekiawan muslim yang cemerlang dengan konsep kenegaraannya. Jika ditelaah lebih jauh, Imam Al Mawardi hidup pada masa dinasti Abbasiyah mendekati akhir. Pada masa ini, gaya hidup bermewah-mewahan tengah digemari di kalangan khalifah, bangsawan dan gubernur wilayah. Kemiskinan dan kelaparan di lain sisi menggerogoti penduduk dinasti Abbasiyah.
Dinasti Abbasiyah semasa Al Mawardi hidup sedang terjepit. Saat itu sedang ada tiga dinasti yang sedang berebut kekuasaan. Tiga dinasti tersebut adalah: dinasti Fatimiyah di Mesir, dinasti Umayyah II di Andalusia dan dinasti Abbasiyah di Iraq. Kondisi pada masyarakat zaman itu sedang terjadi taqlid buta terhadap imam mazhab yang mereka ikuti. Dalam kondisi dinasti Abbasiyah hal tersebut diperparah dengan gaya hidup yang buruk dalam lingkup pemerintahanya.

Baca juga :
Thomas Hobbes : Negara Monster (Bagian 1)

Al-Mawardi memiliki nama lengkap Abu Al Hasan Ali bin Muhammad bin Habib Al Mawardi. Dia lahir pada 370 Hijriah. Dia belajar di Basrah dan Baghdad. Al Mawardi juga menjadi hakim di beberapa tempat. Diantara guru-guru beliau adalah: 1), Al Hasan bin Ali bin Muhammad Al Jabali.,  2), Muhammad bin Adl bin Zuhar., 3), Ja'far bin Muhammad bin Al Fadhil Al Baghdadi., 4), Abu Al Qaaim Ash Shumairi dan lain-lain. Beliau adalah ulama yang terkenal dengan ketakwaannya. Karya-karyanya meliputi bidang: fiqih, fiqih politik, tafsir, sastra, dan aqidah. Beliau wafat pada tahun 450 hijriyah pada usia 80 tahun. Pujian dari para ulama terhadapnya sangat banyak. Jasa dan karyanya pada dinasti Abbasiyah membuat namanya disegani dan dihormati oleh Khalifah.
BERSAMBUNG!!!!

Referensi:
Al Mawardi, 2014, Al Ahkam As Sulthaniyyah Hukum Hukum Penyelenggaraan Negara dalam Syariat Islam, Terj, Fadli Bahri, Jakarta, Penerbit Buku Islam Kaffah.
As'ad, 1978, Terjemah Fathul Mu'in Jilid 3, Kudus, Menara Kudus

Friday, October 19, 2018

Wayang kulit Lakon Babad Hastinapura Versi Ki Manteb Soedarsono


Sumber Cerita : Punakawan

Kisah ini dipentaskan dalam rangka haul Ki Narto Sabdo Palon tanggal 13 Oktober 2018.
Suatu ketika di Kahyangan Suralaya sedang diadakan pertemuan agung. Bathara Guru atau SangHyang Jagad Giri Nata yang merupakan pemimpin para dewa pemimpin halamannya pertemuan besar itu. Bathara Narada yang merupakan Kakak dari Bathara Guru memulai laporannya. Bathara Narada berkata, "Wahai Paduka, Apakah engkau sudah menjatuhkan dosa kepada hamba?" Bathara Guru menjawab, "wahai kakakku Kaneka Putra, sesungguhnya aku tidak sedang menjatuhkan dosa atau siksa kepadamu?"
Bathara Narada yang mendengarkan pernyataan adiknya tersebut kemudian menjadi tenang. Bathara Narada kemudian berkata, "Wahai Bathara Guru, sesungguhnya di arcapada sedang terjadi huru-hara besar yang diakibatkan oleh sebuah hutan yang angker. Hutan yang disebut dengan nama hutan ingas/rengas itu sangat angker dan berbahaya. Tidak ada manusia ataupun Dewa yang berani ke sana. Jika musim kemarau, gatal yang timbul dari hutan tersebut sampai di Kahyangan Suralaya sehingga membuat para Dewata terganggu." 
Bathara Guru yang mendengar laporan dari Bathara Narada terdiam sejenak. Bathara Guru selanjutnya bersabda, "Jika kondisinya demikian, maka saya akan mengadakan sayembara. Barangsiapa dapat menebang hutan tersebut maka akan dibangunkan sebuah kerajaan yang megah." Seluruh Dewa yang mengikuti pertemuan tersebut mendengarkan sabda Bathara Guru dengan seksama. 
Selang bebeerapa waktu dari penyampaian sayembara tersebut, datanglah Bathara Penyarikan yang menghadap pada Bathara Guru. Karena kedatangan Bathara Penyarikan tanpa dipanggil oleh Bathara Guru, maka Bathara Guru kemudian bertanya, "Wahai Penyarikan, kenapa engkau menghadap tanpa kuperintahkan?" Bathara Penyarikan kemudian menjawab, "Ampun Pukulan, saya menghadap karena diluar sedang ada Bathara Ganesha dan putranya yang bernama Bharata ingin menghadap."
Bathara Guru selanjutnya memperkenankan Bathara Ganesha dan putranya untuk menghadap. Bathara Guru kemudian bertanya, "Wahai Bathara Ganesha, mengapa engkau jauh jauh dari Arga Liman menghadap ke sini bersama putram tanpa Aku perintahkan?" Bathara Ganesha kemudian menjawab, "Wahai Paduka, hamba dan Putra hampa akan mengikuti sayembara yang Paduka sampaikan untuk menebang hutan Ingas." Bathara Guru berkata, "Apakah engkau benar-benar berani dengan segala resikonya?" Bathara Ganesha dan Bharata menjawab, "hamba siap menanggung segala resikonya, apapun dampaknya Akan saya usahakan." Bathara Guru kemudian berkata, "baiklah, jika demikian tekad kalian silakan berangkat dan semoga berhasil." Bathara Ganesha dan Bharata segera meninggalkan Kahyangan menuju hutan Ingas.
Setelah Bathara Ganesha dan Bharata meninggalkan Kahyangan, Bathara Guru kemudian berbincang-bincang dengan Bathara Narada. "wahai kakakku apakah kiranya yang menyebabkan Ganesha berani melakukan tindakan itu," tanya Bathara Guru. Bathara Narada menjawab, "Tidakkah engkau ingat bahwa Ganesha adalah dewa pengetahuan? Aku yakin Ganesha akan menggunakan seluruh pengetahuannya agar terhindar dari rasa gatal hutan tersebut." Bathara Guru kemudian memanggil kedua putranya yaitu Batara Wisnu dan Batara Brama. Bathara Guru memerintahkan keduanya untuk turun ke pertapaan Sapta Arga menemui Putra mereka yaitu Bermani. Segeralah berangkat mereka berdua menuju pertapaan tersebut. Mereka diutus untuk menyuruh Bermani untuk membantu Ganesha dan putranya.
Bathara Ganesha dan Bharata telah tiba di hutan angker tersebut. Dengan segala kekuatan dan kemampuannya, mereka berusaha merobohkan bangunan yang ada di hutan tersebut. Ajaibnya, setiap satu pohon berhasil ditumbangkan,, pohon tersebut selalu dapat tegak kembali. Proses ini berlangsung terus-menerus hingga membuat Ganesha dan putranya kebingungan.
Di tengah-tengah hutan angker tersebut, penghuni hutan yang berasal dari golongan raksasa dan makhluk halus menghadap pada Bathari Durga. Bathari Durga marah-marah ketika mengetahui Ganesha dan putranya mengobrak-abrik tempatnya. "Aku adalah istri Sanghyang Pramesthi dan telah ditempatkan di tempat ini, tapi mengapa tempat ini sekarang di rusak?", Teriak Bathari Durga. Bathari Durga kemudian menyuruh Jaramuka dan Kala Lindur Sengara untuk memimpin pasukan lelembut menghadang keinginan Ganesha dan putranya.
Pertarungan yang sengit segera terjadi. Jaramuka menyerang Putra Ganesha. Sedangkan Kala Lindur Sengara melawan Ganesha. Pertarungan berlangsung sangat lama. mereka saling pukul saling tendang dan saling adu kesaktian satu sama lain. Penganut Durgaberusaha keras mengusir Ganesha dan putranya agar tidak mengganggu wilayah hutan tersebut. Dua pemimpin pasukan makhluk halus Durga berhasil dikalahkan. Meskipun demikian mereka tidak berhasil dibunuh oleh Ganesha dan putranya.
Bharata berkata, "Wahai Ayah, Tidakkah kita lebih baik menghabisi seluruh pasukan Durga?" Bathara Ganesha menjawab, "itu sangat sulit anakku, dan jika kita melanjutkan menebang pohon yang terus-menerus bangkit lagi, itu juga membuang-buang tenaga. sebaiknya kita menunggu waktu yang tepat dan bersemedi untuk menunggu waktu tersebut." Bharata menyemangati saran dari ayahnya tersebut.
Di tempat lain Bathara Indra juga turun ke dunia. Bathara Indra berkata, "Aku yakin jika tujuan Ganesha dan putranya pasti berhasil. Akan tetapi dalam keyakinan Bathara Indra, jika kerajaan tersebut dibangun di hutan Ingas, maka suatu ketika kerajaan tersebut akan menimbulkan pertikaian." Bathara Indra kemudian menuju hutan Wanamarta untuk menemui Wilawuk. Bathara Indra juga akan membuat kerajaan yang megah di hutan Wanamarta untuk menghindari pertikaian yang mungkin terjadi akibat kerajaan yang dibangun oleh Bathara Guru, atas keberhasilan Ganesha dan putranya.
Bathara Indra yang telah berada di Wanamarta mulai berbincang-bincang dengan Wilawuk. "Wahai Baginda, ada maksud apakah sehingga Paduka sampai di hutan ini?" Kata Wilawuk. Bathara Indra berkata, "Wahai Wilawuk, ketahuilah jika Dewata sekarang memiliki tujuan besar untuk membangun kerajaan di hutan Ingas. aku juga akan membangun sebuah kerajaan untuk menghindarkan konflik yang akan terjadi di kemudian hari. aku tahu jika di tengah hutan ini ada banyak harta yang terpendam. Oleh sebab itu, Aku mau minta bantuan kepada bangsa-bangsa Gandarwa untuk ikut serta dalam pembangunan kerajaan baru itu." Mendengar permohonan Bathara Indra, Wilawuk pun menyanggupinya. 
Bathara Wisnu dan Bathara Brama telah sampai di gunung Sapta Arga. Mereka berdua yang telah bertemu dengan Bermani dan Istrinya yaitu Dewi Srihunon serta Ki Lurah Semar Badranaya dan Panakawan yang lain. Bathara Wisnu dan Bathara Brama segera menjelaskan maksud dari kedatangan mereka. Bermani kemudian diminta segera membantu Ganesha dan putranya menebang hutan angker tersebut.
Bermani segera berangkat dengan disertai para Panakawan. Sesampainya di hutan Ingas, Bharatamasih terus menerus merobohkan pohon yang selalu dapat bangkit kembali. Bharata setelah Hampir Putus Asa menghadapi hal tersebut. Semar Badranaya segera memerintahkan Bermani untuk membantu Bharata, dengan cara setiap pohon yang akan bangkit kembali dilontarkan senjata Cakra. Usaha Bermani tersebut segera membuat hutan angker menjadi tempat yang lapang.
Bharata yang menyaksikan Robohnya pohon dan disusul terbakar oleh api, merasa tersinggung dengan kehadiran Bermani.  Bharatatidak mau mengucapkan terima kasih dan tidak bersedia menerima bantuan dari Bermani. Bharata menuduh Bermani pamer kesaktian. perselisihan diantara keturunan Dewa tersebut berlanjut hingga pertarungan sengit. Bharata yang terdesak oleh kemampuan perang luar biasa dari Bermani, segera merubah dirinya menjadi seekor gajah raksasa. Bermani yang terpancing, setelah mengeluarkan senjata Cakranya. Belum sempat cakra itu dihempaskan, Semar segera melarangnya dan mengajak Bermani pergi. Semar kemudian berkata, "Janganlah mudah menjadi orang yang gampang terkejut. Biarkanlah Bharata melakukan hal itu dan mendapatkan istana di hutan tersebut. Tapi Ingatlah jika suatu saat kerajaan tersebut hanya akan membuat konflik. Semoga hanya keturunanmulah kelak yang dapat mendamaikan kerajaan tersebut.". Bermani menjadi tenang mendengar perkataan Semar. 
Ganesha yang datang kembali, telah melihat hutan dalam keadaan bersih. Dia kemudian menguji keberhasilan anaknya tersebut dan segera meminta hadiah dari Bhatara Guru. Bathara Guru dan Bathara Narada segera turun dari kahyangan. Bathara Guru mengucapkan selamat atas keberhasilan Ganesha dan putranya. Bathara Guru dan Bathara Narada segera mengheningkan cipta dalam kesunyian. Mereka berdua meminta agar tercipta sebuah kerajaan yang megah.
Istana yangsangat megah segera turun dari atas dan menangkap tepat di tengah-tengah bekas hutan Ingas. Bathara Guru selanjutnya memberi nama kerajaan tersebut dengan nama Ngastina. Bathara Guru juga memakaikan baju kebesaran kepada Bharata. Bharata dinobatkan menjadi raja dengan gelar Prabu Anom Bharata atau Prabu Hesti Murti atau Prabu Gajah Gaya. Bathara Guru Tulis pesan kepada Bharata agar menjaga keadilan yang ada di kerajaan tersebut.
Di Wanamarta Bathara Indra kembali menemui Wilawuk. Dia menanyakan perintahnya untuk membangun istana dari harta Terpendam Apakah sudah terlaksana? Wilawuk menjawab, perintah Paduka telah hamba laksanakan bersama bangsa gandarwa. Kerajaan yang Paduka minta, kami bangun dari berlian dan emas yang berada dalam hutan ini." Bathara Indra berkata, jika demikian adanya aku haturkan terima kasih. Tolong pertemukan Aku dengan teman-temanmu yang berperan dalam pembangunan.!" Bathara Indra dan Wilawuk segera masuk ke kerajaan baru tersebut. 
Mereka berdua segera sampai di istana yang baru dibangun. Mereka bertemu dengan lima orang yang berperan dalam pembangunan istana tersebut. Mereka berlima adalah Yudistira, Danduncana, Suparta, Nakula dan Sadewa. Mereka berlima adalah golongan Gandarwa. Bathara Indraselanjutnya mengucapkan terima kasih kepada mereka berlima. Bathara Indra selanjutnya menjelaskan tentang empat wilayah yang ada di kerajaan baru tersebut. Empat wilayah tersebut adalah: Jodipati, Madukara, Bumi Retawu dan Sawojajar dan pusatnya berada di tengah. Kerajaan baru tersebut diberi nama Indraprasta.
Bathara Indramenobatkan Yudistira sebagai raja sementara di Indraprasta. mereka berlima dipesan agar menjaga kerajaan tersebut dari siapapun yang akan memasuki nya Hingga waktunya tiba. Kelak Jika datang 5 ksatria yang berbudi luhur, itu adalah pertanda kekuasaan kaum gandarwa segera berakhir. Lima Ksatriaitulah yang akan menjadikan Indraprasta tempat yang penuh dengan kebaikan dan budi luhur. Wilawuk yang merupakan abdi setia Bathara Indra diganti namanya menjadi Resi Anggara Parna. Itulah pesan-pesan Bathara Indra kepada mereka semua. 
Di tempat lain bekas hutan Ingas, Bathari Durga marah marah. Dia berencana menggugat kepada Sang Hyang Jagatnata atau Bathara Guru. Dahulu ketika Durga Terusir dari Kahyangan,. Dia ditempatkan di hutan yang angker dan gatal. Surga yang dahulunya memiliki paras yang cantik, dikutuk oleh Sang Hyang Jagatnata menjadi buruk rupa dan berwujud raksasa. Durga yang merasa mendapat ketidakadilan segera menuju Kahyangan Suralaya. 
Di Kahyangan Suralaya Semar Badranaya telah menghadap adiknya Bathara Guru. Semar bertanya, "Mengapa engkau memanggilku melalui panggilan batin? pasti ada hal-hal yang rumit yang tidak mampu ku selesaikan." Bathara Guru menjawab, "Benar Kakak, aku minta tolong kepada Mu untuk menjadi wakil dan menempatkan Durga/Permoni di tempat yang tepat." Semar berkata, "Bukankah Durga itu istrimu? Kau yang dulu memulai dan seharusnya dapat mengakhiri. Mengapa ketika Durga menjadi jelek kemudian kau usir dengan seenaknya sendiri." Bathara Narada berkata, "Wahai kakang Semar, jadilah wakil dari Batara Guru untuk menemui Durga." Semar kemudian menjawab, "baiklah jika demikian, tapi aku butuh tempat untuk menempatkan Durga." Bathara Narada berkata, "Baiklah kakang, akulah yang akan menjadi saksimu."
Semar kemudian menemui Durga yang menghadap ke Kahyangan. Semar berkata, "akan bertemu Siapakah kau Durga ke Kahyangan?". Durga menjawab, "aku akan bertemu Bathara Guru, aku akan mengajukan keadilan. dahulu aku diusir dari Kahyangan dan ditempatkan di hutan yang sangat lebat dan berbisa. Kalau bukan Agung dan prajuritku mungkin sudah musnah di sana. tapi kenapa tempat itu sekarang menjadi sebuah istana megah dan ditempati oleh orang lain?"
Semar terdiam sejenak dan kemudian menjawab, "Ooo begitu. Kau tidak dapat bertemu dengan Sanghyang Jagatnata karena dia sedang sibuk. Dia telah mewakilkan urusan ini kepadaku. Bukankah kau membutuhkan tempat tinggal?" Durga menjawab, Benar kakang." Semar berkata, "kalau begitu Aku akan memberikanmu sebuah tempat. Tapi kau tidak boleh menggugat dan menolaknya. Apakah kau setuju?" Durga menjawab, "Baiklah kakang, aku setuju." 
Semar berkata, "Baiklah Durga, jika kau setujui, Aku akan menjelaskan tempatmu. Tempatmu bernama Krenda Wahana/ Setra Ganda Mayit. Krenda artinya wadah untuk orang meninggal,. wahana artinya kendaraan. Setra artinya padang atau tempat yang luas, ganda mayit artinya berbau mayat. hutan yang akan kamu tempati di bawahnya Terpendam mayat mayat orang meninggal."
Durga berkata, "Ke mana aku harus pergi?" Semar menjawab, "nanti jika telah ada burung gagak/dandang berwarna hitam, Ikutilah burung tersebut ke arah utara hingga dia berhenti dan hinggap. Burung gagak yang hinggap disebut juga dengan Dandang Mangore. Oleh sebab itu, tempat tinggalmu disebut juga Krenda Wahana / Setra Ganda Mayit / Dandang Mangore. itulah tempat tinggalmu, satu tempat dengan tiga nama berbeda." Durga berkata, "Durga, "Baiklah kakang, aku sampaikan banyak-banyak terima kasih kepadamu."  Semar beserta Narada kemudian menghadap pada Sanghyang Pramesti untuk melaporkan hasil dari pekerjaannya.

Sunday, October 7, 2018

First Impression To Ijen Crater


Sudah cukup lama saya ingin datang ke tempat itu. Namun baru pada kali ini kesempatan itu menghampiri saya. Kesempatan untuk mendaki Gunung Ijen. Saya diajak beberapa teman ke sana untuk sekedar menghilangkan beban-beban keseharian. 
Kami berangkat dari Jember pada hari Sabtu, 6 Oktober 2018 pukul 22.30. kami berangkat berlima dengan mengendarai mobil. Mobil melaju dengan kecepatan sedang. Kami sempat beristirahat sebentar di daerah Sempol, tak jauh dari portal pertama. Kami tiba di tempat parkir kendaraan pukul 01.40 WIB. 
Kondisi di tempat itu sudah sangat ramai. Meskipun letaknya berada di lereng gunung, namun malam ini sedang sangat padat. Diperkirakan lebih dari 10000 orang akan mendaki Ijen malam ini. Kami beristirahat sejenak di sebuah warung untuk sekedar meminum teh hangat dan mencicipi pisang goreng yang khas. 
Pukul 02.15 kami menuju tempat pembelian tiket. Harga tiketnya cukup terjangkau, hanya Rp7.500,ⁿⁿ/orang. Setelah membeli tiket, pendakian pun dimulai. Suhu udara ketika kami baru sampai di tempat ini terasa dingin awalnya. Namun setelah pendakian dimulai, udara dingin tersebut tak terlalu menggigit kulit.
Bintang-bintang sedang bertaburan di atas langit. Langit sangat cerah meskipun angin bertiup lumayan kencang. Jalanan yang berpasir dan berdebu kami lalui. Sesekali jalanan mendatar dan mudah dilewati. Namun jalanan menanjak lebih dominan daripada mendatar.
Ratusan orang berjalan beriringan dengan menyalakan senter dan penerangan dari handphone. Beberapa orang harus diangkut dengan gerobak dengan mengeluarkan uang yang lumayan. Ya, bagi mereka yang tidak memiliki tenaga atau tidak ingin kelelahan sampai di puncak, mereka dapat menggunakan jasa naik semacam gerobak Yang didorong dan ditarik oleh 3 orang. Untuk jasa naik ke atas, penumpangnya akan dikenakan Rp600.000,ⁿⁿ. Sedangkan untuk perjalanan Kembali ke tempat parkir, mereka yang menggunakan jasa tersebut dikenakan biaya Rp200.000,ⁿⁿ/orang.
Perjalanan untuk mendaki memang sangat melelahkan. Namun karena didorong oleh keinginan yang kuat, saya tak terlalu menghiraukan rasa lelah. Lagi pula, pendakian saat itu bersama banyak orang. Sehingga suasana horor yang biasanya muncul di tempat-tempat gelap tak terasa mencekam. Suara angin yang menderu-deru seperti sapuan ombak di samudra Terdengar sangat merdu. Adanya angin itulah yang sedikit menghilangkan rasa lelah.


Baca Juga : 


Pukul 04.08 WIB kami tiba di atas. Namun fenomena blue fire yang katanya bisa dilihat dari atas pagi ini tak terlalu terlihat. Kita masih harus menuruni bebatuan terjal menuju dekat kawah. Dengan dibantu teman saya berusaha menuruni bebatuan yang sulit. Pukul 04.35 kami telah menempuh lebih dari setengah perjalanan untuk turun ke kawah. Namun kami berpapasan dengan pendaki pendakian sudah kembali untuk turun. Mereka menyampaikan bahwa fenomena blue fire pagi ini cukup kecil dan telah hilang. Lagi pula matahari yang terbit lebih awal juga sudah hampir menampakan dirinya.



Bau asap belerang yang tercium sangat kuat. Beberapa orang yang bekerja untuk mengangkut belerang dari kawah telah memulai rutinitasnya. Kami mengabadikan beberapa momen di beberapa spot di tempat ini. Kami memulai untuk naik kembali hingga ke tempat yang cukup datar. Di sana banyak orang berkumpul bersama teman-temannya, tak hanya orang-orang Indonesia bahkan banyak di antara mereka dari mancanegara. Pagi itu sungguh hiruk-pikuk telah terjadi di tempat yang jauh dari pusat Kota dan keramaian.
Angin bertiup dengan sangat kencang pagi ini. Debu dan kerikil berhamburan kesana dan kemari terbawa tiupan angin. Angin yang cukup kencang ini seakan-akan hendak menerbangkan dan menghempaskan pendaki yang sedang berada di tempat itu. Pukul 05.40 WIB, kami segera turun kembali ke lokasi parkir. 
Perjalanan kembali memang tak sesulit mendaki. Namun kencangnya hembusan angin berkali-kali membuat mata kelilipan. Angin itu juga menebarkan aroma belerang yang menyengat. Jalanan yang berdebu membuat jalan sangat licin. Setiap yang turun harus benar-benar berhati-hati agar tidak terpeleset.
Perjalanan turun memerlukan waktu yang lebih pendek. Pukul 07.00 WIB kami tiba di tempat parkir kendaraan. Kami kemudian beristirahat sejenak. Warung-warung begitu ramai dikunjungi wisatawan. Diantara mereka ada yang makan, ada pula yang sekedar ngopi. Yaah. Begitulah Kawah Ijen. Tuhan begitu hebatnya menciptakan tempat yang demikian indah. Kita patut bersyukur bahwa tempat indah ciptaan Tuhan itu ada di Indonesia.

Friday, October 5, 2018

Thomas Hobbes : Negara Monster (Bagian 3)

<
Sumber : Resplash

Kritik Atas Leviathan
           Leviathan mengajarkan kita untuk patuh sepenuhnya pada negara. Kepatuhan ini tidak dapat ditawar-tawar.  Negara adalah satu-satunya kontrol dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Setiap tata kehidupan diatur oleh kekuasaan negara. Apapun aktivitas kita, baik berupa peribadatan maupun aktivitas sosial semuanya telah ditentukan oleh negara.
          Salah satu pendapat Thomas Hobbes tentang kebebasan adalah tiadanya rintangan eksternal untuk bergerak. Pada awalnya manusia hidup bebas dengan hukum alamiah. Kemudian manusia manusia yang hidup bebas tersebut tiba-tiba memiliki peraturan yang mengikat. manusia kemudian patuh kepada otoritas tertinggi yang mereka nunjuk dan sepakati. (Syam, 2010:119-120)
           Dengan definisi kebebasan yang diberikan oleh Hobbes tersebut, sesungguhnya sistem monarki adalah melanggar definisi tersebut. dia juga pernah berkata bahwa perjanjian dengan kata-kata lebih baik daripada menggunakan senjata dan peperangan. Akan tetapi yang terjadi justru serangkaian pertumpahan darah pada pemerintahan monarki Inggris.
           Sistem monarki diminati oleh Hobbes karena dapat membatasi hasrat hasrat manusia. Pembatasan Hasanah sel tersebut untuk mencapai perdamaian. Namun dengan sistem monarki dan raja yang absolut, sangat dimungkinkan raja tersebut bertindak atas kehendak dan kepentingan pribadinya. Kemungkinan ini juga akan muncul jika sebuah negara dipimpin oleh dewan tertinggi. Berbagai kemungkinan yang terjadi terhadap Raja dengan kepentingan pribadinya, adalah sebagian celah dari sistem monarki absolut.

Baca Juga :
Thomas Hobbes : Negara Monster (Bagian 2)

           Penggunaan leviathan untuk menggambarkan negara masih sangat abstrak. negara-negara yang mempunyai kontrol ketat terhadap penduduknya juga dapat disebut sebagai leviathan. Pada lingkup yang lebih kecil bahkan leviathan dapat disematkan pada organisasi kemasyarakatan. Leviathan menjadi Sangat terbuka terhadap Semua sistem. Penggunaan contoh yang kurang tepat ini justru semakin melemah kan argumentasi Hobbes tentang monarki absolut.
Agama Dalam Cengkraman
          Dalam Leviathan negara digambarkan sebagai makhluk yang sangat besar dan luas serta ditakuti oleh masyarakat. Masyarakat akan patuh terhadap negara karena ketakutannya terhadap kekuasaan yang besar. negara yang memiliki kekuatan besar disebut hukum dan menelan Siapa saja yang melanggar peraturan dan kontrak sosial yang disepakati.
           Dalam negara monster segala sendi kehidupan diatur secara detail dan mengikat oleh negara. negara juga mengatur agama yang berlaku dan full dianut masyarakatnya. Negara juga berkuasa mengatur bagaimana seharusnya orang dapat melakukan peribadatan. Pada satu sisi kita dapat menyatakan hal ini sebagai kebaikan untuk mencegah konflik. Akan tetapi, masyarakat menjadi tidak memiliki kebebasan untuk memeluk agama bagaimana definisi kebebasan yang dilontarkan oleh Hobbes.
           Sebenarnya Leviathan tidak hanya dapat muncul pada negara monarki.  Leviathan dapat muncul pada setiap negara dengan sistem apapun dan di manapun. Leviathan bukan hanya dapat terjadi di Inggris, akan tetapi di semua negara yang mengekang kebebasan.
           Di Indonesia dengan sistem politik yang demokratis, bukan berarti tak ada Leviathan. Tidakkah ketakutan ketakutan terhadap penggusuran dan pengusiran serta penertiban sering terjadi di negara ini? Bukankah masih dapat kita temukan orang-orang yang kesulitan mencantumkan agamanya pada kartu identitasnya?
           Pemerintah Indonesia menetapkan enam agama yang diakui oleh negara. Orang-orang yang mengaku yg memiliki agama selain enam agama tersebut, dianggap sebagai pemeluk aliran kepercayaan. Bukankah ketika pemeluknya menganggap kepercayaannya sebagai sebuah agama, negara harus hadir untuk mengakui dan melindunginya? Setidaknya negara kita masih cukup menakutkan bagi Penganut Agama yang belum diakui dalam undang-undang.

Thomas Hobbes : Negara Monster (Bagian 2)



Sumber : Resplash

 Leviathan
          Leviathan adalah karya utama dari Thomas Hobbes. karya inilah yang membuat nama Thomas Hobbes masih cukup dikenal hingga saat ini. Kata "Leviathan" muncul pada kitab perjanjian lama. Leviathan digambarkan sebagai seekor monster ular. Namun menurut Russell dalam bukunya menyebut jika Leviathan adalah sejenis monster laut. Secara umum Leviathan adalah upaya Hobbes untuk menyusun argumen dasar kewajiban berpolitik. (Heywood, 2014:103).
            Thomas Hobbes sedikit banyak juga terpengaruh oleh pemikiran pemikiran Aristoteles. Aristoteles 384-322 SM) yang hidup pada masa Yunani kuno menyatakan jika sistem politik yang baik adalah sistem yang tidak terlalu ke kanan dan tidak terlalu ke kiri. Dalam hal ini Palnquis 2007, 342-344) mengartikan terlalu ke kanan sebagai sistem demokrasi, dan terlalu ke kiri sebagai sistem monarki absolut.
           Aristoteles memilih sistem politik yang di tengah-tengah. dalam hal ini negara tidak dipimpin oleh seorang raja sebagaimana sistem monarki absolut, tetapi juga tidak dipimpin oleh seorang presiden sebagaimana sistem demokrasi. Aristoteles mengusulkan kaum bangsawan yang terdidiklah yang patut menjadi Pemimpin sebuah negara.


Baca Juga :
Thomas Hobbes : Negara Monster (Bagian 1)


           Leviathan terdiri dari empat bagian. Bagian pertama tentang manusia (Of Man), bagian kedua tentang persemakmuran (Of Common Wealth), bagian ketiga tentang persemakmuran Kristen (Of a Christian Common Wealth) dan bagian keempat tentang kerajaan kegelapan (Of .the Kingdom of Darkness). Dua bagian yang awal mungkin masih relevan didiskusikan oleh mahasiswa masa kini. Sedangkan dua bagian terakhir dari karya tersebut hanya cocok diketahui pada masa itu saja. (Losco & William, 2005:74)
           Thomas Hobbes dapat dikatakan sebagai perintis materialisme modern. (Hardiman, 2011:59). Dia hidup menurutnya tidak lain kecuali sebuah gerakan anggota badan, dan makanya mesin otomatis mempunyai sebuah kehidupan tiruan (artificial life). Persemakmuran adalah bentuk dari monster Leviathan. Leviathan adalah monster raksasa yang diciptakan oleh manusia. Leviathan adalah makhluk tiruan manusia (artificial man). Sedangkan sebuah kedaulatan adalah jiwa dari manusia tiruan itu. proses berkumpulnya manusia untuk membentuk persemakmuran/leviathan, ibarat Sabda Tuhan tak Allah menciptakan manusia. (Russell, 2007:720)
           Pada bagian awal Leviathan, Thomas Hobbes menyatakan bahwa perasaan berasal dari adanya tekanan dari objek-objek. Selain perasaan, warna bunyi dan yang lainnya tidak ada dalam objek. Sifat-sifat dalam objek yang berkaitan dengan perasaan adalah berasal dari gerakan. Pikiran manusia tidak akan berubah dengan sewenang-wenang. pikiran tersebut dapat berubah dengan adanya dalil-dalil yang dapat menekan keyakinan ataupun kepercayaan sebelumnya. (Russell, 2007:721).
          Manusia adalah makhluk yang hidup dengan dorongan gairah. salah satu hasrat yang dapat menimbulkan konflik adalah hasil untuk selalu mendapat pandangan baik dari orang lain. Gairah tersebut hanya akan berhenti ketika kematian telah menemui manusia. Meskipun demikian juga ada hasrat untuk menimbulkan perdamaian bersama. akan tetapi hasrat kedamaian tersebut tak lebih sebagai wujud dari ketakutan manusia akan kematian. (Losco & William, 2005:74-75)
           Thomas Hobbes juga pernah menyanggah Plato. Plato berpendapat Jika akar adalah bawaan sejak lahir. Sedangkan Hobbes berpendapat jika akal dapat berkembang sesuai dengan perkembangan industri. Pendapat kedua ini tampak lebih terbukti kebenarannya saat ini. Ada banyak hal dan pengetahuan yang dulu tidak ada namun dengan teknologi, ilmu dan pengetahuan tersebut sekarang ada di sekitar kita.
           Dahulu sebelum adanya kerajaan dan sistem pemerintahan, manusia hidup secara individual dan dapat bertindak bebas. Namun karena adanya ketakutan dan sebagai upaya melindungi dirinya, manusia kemudian menaklukkan manusia-manusia lain dengan jalan kekerasan. Untuk menghindari pola kehidupan yang kasar dan keras, manusia kemudian berkelompok atau hidup secara berkomunitas. Kesepakatan untuk hidup berkomunitas Inilah yang disebut dengan kontrak sosial.
           mereka yang hidup secara berkoloni tas kemudian taat kepada pemimpin otoritas tertinggi. Mereka mengakhiri masa masa perang sesama manusia untuk saling bersatu. Hobbes menyatakan bahwa alasan manusia saling berkumpul adalah untuk menyelamatkan manusia dari perang dunia. Karena manusia memiliki kecenderungan untuk menikmati kebebasan dirinya dan berkuasa atas orang lain.
           manusia tidak dapat bekerja sama sebagaimana lebah dan semut dalam membangun komunitasnya. Menurut Hobbes, Hal ini dikarenakan adanya perbedaan sifat perjanjian yang terjadi. Perjanjian yang terjadi di antara lebah dan semut semut bersifat alami. sedangkan perjanjian yang terjadi di antara manusia bersifat semu. tentu hal tersebut tergantung pada kebutuhan dan kepentingan kelompok manusia saat membentuk komunitas/leviathan. (Russell, 2007:723-724).
           Hobbes sangat menyukai sistem pemerintahan monarki. Namun penjelasannya yang abstrak tentang leviathan, mengakibatkan setiap sistem pemerintahan yang dipimpin oleh seorang pemimpin atau dewan dapat dikatakan sebagai leviathan. Jika ada pembagian kekuasaan, maka tidak dapat dinyatakan sebagai leviathan. Pembagian kekuasaan inilah yang menurut Hobbes menjadi pangkal terjadinya perang di Inggris saat itu. Kekuasaan dibagi atas raja, kaum bangsawan dan rakyat. Bersambung!!!

Referensi:
Hardiman, F. Budi, 2011, Pemikiran-pemikiran Yang Membentuk Dunia Modern, Jakarta, Erlangg
Heywood, Andrew, 2014, Politik, Yogyakarta, Pustaka Pelajar
Losco, Joseph & Williams, Leonard, 2005, Political Theory Kajian Klasik dan Kontemporer, Jakarta, PT RajaGrafindo Persada
Palnquis, Stephen, 2007, Pohon Filsafat, Edisi ke-2, Terj, Muhammad Shodiq, Yogyakarta, Pustaka Pelajar
Russell, Bertrand, 2007, Sejarah Filsafat Barat, Cet Ke-3, Yogyakarta, Pustaka Pelajar
Syam, Firdaus, 2010, Pemikiran Politik Barat, Jakarta, PT Bumi Aksara.

Thomas Hobbes : Negara Monster (Bagian 1)



Sumber : Resplash

Latar Belakang Thomas Hobbes
         Thomas Hobbes adalah seorang filosof besar yang hidup di Britania Raya. Dia lahir pada 5 April 1588 M. "Hobbes adalah seorang filosof yang sulit diklasifikasikan kedalam kelompok tertentu." (Russell, 2007:717). Thomas Hobbes adalah orang yang mengagumi matematika. Akan tetapi Hobbes tidak hanya mengagumi matematika murni, melainkan juga matematika terapan. Kekagumannya terhadap matematika dipengaruhi oleh Galileo Galilei.
          Ayah dari Thomas Hobbes adalah seorang vikaris (seorang Pastur yang mewakili beberapa tugas dalam Keuskupan). Ayah Hobbes adalah orang yang berwatak keras dan tak berpendidikan. Ayahnya kehilangan pekerjaannya sebagai vikaris karena bertengkar dengan sesama vikaris di pintu gereja. Hobbes selanjutnya dididik dan dibesarkan oleh pamannya. Meskipun dibesarkan oleh pamannya, namun sikap semangat dan kasarnya tak jauh dari ayahnya. 
           Thomas Hobbes menguasai pengetahuan klasik di usia empat tahun. Perjalanan intelektual Hobbes berlanjut di Oxford. Pada usianya yang kelima belas dia belajar logika di universitas tersebut. Namun, hasil belajar bertahun-tahun tentang logika tidak terlalu bermanfaat bagi Hobbes pada waktu-waktu berikutnya. 
           Pada usianya yang ke 22 tahun, Thomas Hobbes menjadi guru dari Lord Hardwick. Dengan Lord Hardwick-lah dia berkelana mendalamin karya-karya Galileo dan Kepler. pemikiran kedua tokoh tersebutlah yang mendominasi Hobbes. Hobbes tinggal di Prancis untuk beberapa waktu bersama muridnya. Pada 1636, dia pergi ke Italia dan bertemu Galileo. Setahun kemudian, Hobbes kembali ke Inggris.
           Thomas Hobbes belajar metode resoluto-compositive dari Galilea. Menurut metode ini, "fenomena iompleks dapat diuraikan menjadi gerakan-gerakan dan komponen-komponennya yang paling sederhana". (Losco & William, 2005:73). Setelah elemen-elemennya dapat diketahui, maka dengan mudah juga akan diketahui cara kerjanya. Untuk membuat sebuah kajian yang sistematis, menurut Hobbes sebuah studi sistematis ada dalam tiga bagian. Bagian-bagian tersebut dimulai dari gerakan Gerakan benda (De Corpore), selanjutnya berkembang pada gerakan-gerakan manusia (De Homine) dan gerakan politik (De Cite). setiap kajian pada tingkatan tertentu didasarkan pada analisis pada tingkatan yang lebih rendah.

Baca Juga :

AL KINDI, BAPAK FILSAFAT ISLAM   (Bagian 5, Sifat Tuhan dan Relevansi Pemikiran Di Zaman Now)

          Pada setiap karya karya nya, Thomas Hobbes selalu menuliskan kisah kisah ataupun gagasan tentang absolutisme monarki. Pada tahun 1640 dia membagikan naskahnya yang belum selesai yaitu The elements of law. Dua tahun kemudian tepatnya pada tahun 1642, Hobbes kembali membagikan edisi terbatasnya yang berjudul De Cite (On The Citizen). Atas keberpihakannya terhadap sistem monarki, Hobbes tidak cukup dikenal di kalangan masyarakat Inggris saat itu. Dia kemudian melarikan diri ke Perancis karena khawatir dengan keselamatannya. Di Prancis dia menjadi guru pribadi dari Prince of Wales yang sedang diasingkan oleh raja Charles II. 
           Hobbes melontarkan karyanya yang fenomenal pada tahun 1651. Leviathan muncul di tengah Gejolak yang terjadi di Inggris. Raja Charles I dieksekusi dan digantikan oleh Cromwell sebagai Lord Protector. Hobbes kembali ke Inggris pada tahun 1652. Dia mulai mendapatkan perhatian dari karangan luas karena pemikirannya tentang kedaulatan, agama dan monarki. dia juga terlibat perdebatan dengan Profesor geometri dari Oxford yaitu John Walis.  
           Pada 1668 Hobbes menyelesaikan sebuah karya tentang Catatan sejarah 1640-1660 yang berjudul Behemouth. Saat itu Hobbes mulai banyak mendapatkan kritik dari berbagai kalangan. Charles yang merupakan anak didik Hobbes mencoba melindungi gurunya tersebut. Dia menyarankan agar gurunya tidak lagi menerbitkan tulisan tulisan yang kontroversial. 
           Thomas Hobbes meninggal pada tahun 1679. Dia meninggal pada usia 91 tahun. Sebelum dia meninggal, dia sempat menyelesaikan sebuah karya terjemahan. karya-karya yang sebelumnya dilarang diterbitkan oleh kerajaan Inggris, mulai diterbitkan setelah Hobbes meninggal dunia. Meskipun tidak semua dari kita menyetujui sistem pemerintahannya monarki, akan tetapi Hobbes menawarkan pemikiran baru tentang absolutisme monarki.
Bersambung!!!


Referensi:
Hardiman, F. Budi, 2011, Pemikiran-pemikiran Yang Membentuk Dunia Modern, Jakarta, Erlangg
Heywood, Andrew, 2014, Politik, Yogyakarta, Pustaka Pelajar
Losco, Joseph & Williams, Leonard, 2005, Political Theory Kajian Klasik dan Kontemporer, Jakarta, PT RajaGrafindo Persada
Palnquis, Stephen, 2007, Pohon Filsafat, Edisi ke-2, Terj, Muhammad Shodiq, Yogyakarta, Pustaka Pelajar
Russell, Bertrand, 2007, Sejarah Filsafat Barat, Cet Ke-3, Yogyakarta, Pustaka Pelajar
Syam, Firdaus, 2010, Pemikiran Politik Barat, Jakarta, PT Bumi Aksara.

Friday, September 28, 2018

Resensi buku Ahli Falak Dari Pesantren

Penulis : M Solahudin
Penerbit : Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2013
Tebal : viii+112 Halaman
Harga : Rp13.000,ⁿⁿ
Satu lagi buku yang menarik. Buku ini mengisahkan perjalanan hidup tokoh-tokoh besar dari kalangan pesantren. Mereka adalah para Ulama yang memiliki keahlian dalam bidang ilmu falak.   Ilmu falak disebut juga sebagai ilmu astronomi. Ilmu ini sekarang semakin langka peminatnya. 
Ilmu falak adalah ilmu astronomi yang diwariskan secara turun-temurun. Ilmu tersebut mengalami perkembangan yang sangat pesat di masa kemajuan Islam. Diantara Ulama besar yang menguasai ilmu Falak adalah: Jabir Bin Aflah, Al-Baitami dan Ulama-ulama klasik lainya.


Baca Juga :


Buku yang bagus ini memuat beberapa biografi singkat ulama Islam klasik. Selanjutnya, buku ini juga membahas biografi ulama Nusantara generasi pertengahan. Diantara dari ulama Nusantara generasi pertengahan yang diulas adalah: Kyai Sholeh Darat, Syaikh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Syaikh Ahmad Khatib Minangkabaui dan lainya
Lebih dari setengah dari buku ini membahas biografi tokoh ilmuwan atau ulama falak dari kalangan pesantren abad 19-20. Buku ini mengulas latar belakang setiap tokoh, perjalanan hidup mereka, kiprah di masyarakat serta karya-karya mereka pada ilmu Falak. Berikut adalah Ulama-ulama Pesantren yang diulas dalam buku ini: Tubagus Muhammad Falak, Syaikh Thahir Jalaluddin Al-Azhar, K.H Ma'shum Ali, K.H Mahfuzh Anwar, K.H Turaihan Akhiri, K.H Muhammad Wardana dan K.H Noor Ahmad. Secara umum, buku ini sangat bagus dibaca bagi orang-orang yang masih awam dengan ilmu falak serta untuk mengenal ilmuwan-ilmuwan dari kalangan pesantren.

Monday, September 10, 2018

Prakiraan Setahun Kedepan 1952 Be(Tahun Jawa)/1440 H/2018-2019 M

Picture from: Replash

Apa kabar para pembaca yang bijaksana. Tanpa terasa tahun telah berganti. Bulan sabit di ufuk barat sebagai sebuah pertanda masuknya bulan Muharram tahun 1440 H. Tahun ini bertepatan dengan tahun jawa yang ke 1952. Semoga di tahun yang baru ini, kita senantiasa memperoleh kebaikan dan keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa.
Tahun ini tanpa terasa memasuki tahun ke-6 yaitu tahun Be/Ba. Tahun ini adalah tahun ke-6 Windu Sangara. Satu Suro atau satu Muharam tahun ini jatuh pada hari Selasa Wage menurut hitungan tahun Asapon, dan jatuh pada hari Kamis Legi untuk hitungan tahun Aboge. Menariknya, Satu Suro kali ini antara perhitungan Asapon dan Aboge berselisih dua hari. Padahal pada umumnya selisih antara kedua perhitungan tersebut adalah satu hari.  
Menurut orang-orang tua terdahulu, selisih dua hari hanya berlaku pada tahun Ba/Be. Selisih satu hari pada tahun Be sangat jarang dijumpai. Mungkin jika terjadi selisih satu hari pada satu Suro tahun Be, itu hanya akan terjadi dalam beberapa Windu sekali.
Prakiraan setahun ke depan ini didasarkan pada sifat tahun dan sifat Windu. Perhitungan semacam ini dapat kita temukan pada beberapa literatur Jawa dan Arab. Kiandra literatur yang membahas tentang sifat-sifat tahun dan rindu adalah Kitab Mujarobat, Kitab Betaljemur Adammakna dan Serat Centhini. 
Menurut literatur, tahun Be memiliki watak berulang-ulang. Sedangkan Windu sangara memiliki arti meluap-luap atau banjir. Ada beberapa penafsiran dari mata tahun dan Windu tersebut yang mungkin akan terjadi setahun kedepan.

Baca Juga :
Prakiraan pertama, Ada banyak hal yang akan kembali berulang. Pengulangan ini dapat berarti hal-hal positif sekaligus hal-hal negatif. Salah satu bukti nampak bahwa terjadi pengulangan dalam bidang ekonomi adalah mulainya memburuknya nilai tukar Rupiah terhadap dolar. Peristiwa ini tentu telah terjadi 20 tahun yang lalu. Akan tetapi, entah kebetulan atau sudah kehendak Tuhan, pengulangan tersebut telah mulai berlangsung. Tentu kita berharap bahwa krisis yang akan muncul tidak separah 2 dekade yang lalu.

Prakiraan kedua, akan kembali terjadi kekisruhan politik. hari ini akan sangat berkaitan dengan akan dilaksanakannya Pemilihan Umum tahun 2019. Entah bagaimana atau peristiwa mana yang akan kembali terulang kita tidak dapat memastikan. Akan tetapi, orang-orang yang ingin mengambil keuntungan dari tafsir ini atau dari pada tahun Be, mereka dapat menafsirkan bahwa di tahun ini (1440 H), presiden kita saat ini (JOKOWI) akan kembali terpilih.

Prakiraan ketiga, bangsa Indonesia akan semakin meluap luap. Ada dua penafsiran utama pada poin ini. Penafsiran positif, yaitu masyarakat Indonesia akan semakin meluap-luap dalam mencintai bangsa dan tanah airnya, atau dapat pula diartikan semakin menggebu-gebu untuk mencapai keinginannya. Penafsiran negatif, masyarakat Indonesia akan semakin mudah terpancing emosionalnya, hal ini diperparah dengan masuknya tahun politik. Meskipun demikian, penafsiran meluap-luap yang sering digunakan adalah akan terjadinya banjir.

Prakiraan keempat, semakin merebaknya hama belalang pada dunia pertanian. Dalam bahasa Jawa belalang artinya walang. Belalang disini dapat rumah belalang yang berbau sangit, cepat pulang belalang biasa. Meskipun demikian, literatur literatur Jawa tidak menyarankan penggunaan bahan-bahan yang dapat merusak ekosistem alam.

Demikianlah pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat. Satu hal yang perlu diingat adalah, sifat Prakiraan ini tidak untuk diyakini kebenarannya, akan tetapi sifatnya hanya sebagai referensi sebelum melakukan sebuah tindakan.

Saturday, September 8, 2018

Katakan Tidak Pada Poligami!

Picture from : resplash

Apa kabar para pembaca. Semoga anda senantiasa memperoleh kebahagiaan yang sejati. Cukup lama saya tidak menulis yang bertema konseling. Hal tersebut dikarenakan banyak aktivitas untuk mengerjakan tugas Skripsi. Nah, kali ini saya akan membahas tentang poligami.
Poligami menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia online memiliki arti sistem perkawinan yang memperboleh seseorang memiliki lebih dari seorang istri. Sistem Perkawinan semacam ini dianut oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, sistem perkawinan poligami diizinkan oleh beberapa agama. Salah satu agama yang memperkenankan Poligami adalah agama Islam.
Poligami adalah sistem pernikahan yang sudah ada sejak lama. Bahkan pada zaman dahulu penguasa penguasa penguasa dapat memiliki banyak istri dari puluhan bahkan ratusan. Pada sistem kerajaan di nusantara, Raja memiliki istri utama atau garwo padmi. Dari istri utamanya inilah degenerasi kepemimpinan dilanjutkan. Akan tetapi disamping garwo padmi, Raja memiliki selir yang melimpah ruah.
Setelah adanya Islam di nusantara, angka poligami menjadi terbatas. Sesuai ajaran Islam, seorang laki-laki maksimal dapat memiliki empat orang istri. berbagai kisah tentang poligami banyak peraturan di masyarakat. Ada yang berbahagia, ada pula yang penuh derita. Bagi anda yang berencana berpoligami, baca pertimbangan-pertimbangan berikut.

Baca juga: 
MARI MEMBACA BUKU  LET'S READ THE BOOK

Berikut adalah alasan-alasan mengapa orang melakukan poligami:
  1. Tidak memiliki keturunan. Arah saat ini sering dijadikan alasan utama seseorang melakukan poligami. Mereka melakukan poligami karena dirasa istri pertamanya tidak mampu memberikan keturunan.,
  2. Memiliki harta yang berlimpah. alasan kedua ini juga sering muncul di kalangan masyarakat kita. Karena tercukupinya nafkah istri pertamanya, tidak jarang membuat seseorang berpikiran untuk menolong janda janda yang terlantar dengan jalan dinikahi. Namun demikian pada alasan kedua ini, janda yang dinikahi adalah ganda yang masih berusia muda. Sehingga perlu dipertanyakan ketulusan niatnya.,
  3. Adanya anggapan bahwa ajaran agama tentang poligami harus dilaksanakan. Padahal poligami memiliki syarat-syarat untuk pelaksanaannya, namun syarat-syarat tersebut seakan tak dianggap. ,
  4. Memberdayakan nafsu seksual yang berlebihan. Terkadang muncul sebuah anggapan bahwa dengan melakukan poligami maka mereka yang tidak terjerumus pada perzinahan di tempat tempat pelacuran. Mereka berpikir bahwa dengan menikahi orang yang disukainya, maka itu menjadi hal yang lebih baik baginya. Pertanyaan kritis nya adalah untuk apa mereka melakukan poligami? Untuk ketaatan ataukah hanya sebuah kedok dari limbahan nafsu yang tak dapat ditahan?


Nah, berikut adalah alasan mengapa kita harus menghindari poligami:
  1. Anda tidak akan pernah dapat berbuat adil dengan istri-istri anda. Orang beranggapan bahwa keadilan dapat dicapai dengan kesamaan atau kesetaraan finansial yang diberikan. Akan tetapi, Apakah berkeluarga hanya sebuah permasalahan ekonomi? Bukankah Anda berkeluarga karena adanya tujuan bersama yang telah Anda sepakati berdua? Jika anda menganggap adil di sini hanya dalam konteks financial, Bagaimana jika anda berkedudukan sebagai istri tua dan selalu mendapatkan pandangan sinis dan Muka kusut dari suami? Bukankah jika demikian kemudian muncul sakit hati pada diri Anda? Tentu saja anda sudah berbuat tidak adil.,
  2. Anda memberi contoh buruk kepada anak. Alasan kedua ini dapat muncul apabila ketiga dalam sebuah poligami, anda sebagai laki-laki gagal menerapkan keadilan yang seadil-adilnya. jika istri muda dan anak-anaknya mendapatkan fasilitas dan perlakuan kasih sayang yang lebih banyak, hal tersebut secara lambat laun memberi contoh kepada anak-anak anda dari istri pertama untuk dapat berbuat tidak adil Selama memiliki kelebihan kekuasaan dan kemampuan. Secara tidak langsung, anda sedang menanamkan bibit-bibit permusuhan diantara anak-anak anda dari istri-istri yang berbeda. Jika hal tersebut terjadi, perlakuan apa yang kemungkinan Anda terima di waktu tua? Lebih jauh lagi adalah, Apakah anak-anak anda akan menghormati Anda ketika ajal telah menjemput? Tentu banyak orang dapat membantah pernyataan-pernyataan ini. Akan tetapi coba kita pikirkan ulang segala tindakan yang kurang tepat.
  3. Jika dalam waktu yang lama anda tidak memiliki keturunan, Jangan terburu-buru melakukan poligami dengan alasan mencari keturunan. Ada baiknya anda mengupayakan melalui jalur medis terlebih dahulu. Hal ini untuk membuktikan siapa yang sebenarnya tidak memiliki kemampuan untuk menghasilkan keturunan. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman dan tindakan kurang Adil yang dapat muncul di kemudian hari. Yang pasti adalah, Jangan melakukan poligami di atas penderitaan istri dan keluarga anda.


Kapankah poligami di ijinkan?
  1. Ketika anda telah yakin dan berkomitmen dapat berbuat adil. Yakin dan komitmen dengan ucapan saja tidaklah cukup. Di kemudian hari Anda harus menerima setiap teguran dan masukan dari istri-istri anda. hal ini berguna untuk menjamin keadilan yang anda upayakan dalam kehidupan berkeluarga.,
  2. Ketika anda tidak mendapatkan keturunan dari istri pertama. Akan tetapi poligami bukanlah jalan satu-satunya untuk hidup bahagia. Jika ingin terpaksa harus terjadi, pastikan kesadaran di antara anda dan istri anda akan keputusan poligami.
  3. Ketika istri pertama anda memberi izin secara sukarela. Jangan memaksa istri pertama anda untuk menyetujui poligami yang akan Anda lakukan. Jangan pula melakukan bujuk rayu kepada istri pertama untuk melancarkan rencana poligami yang akan Anda lakukan.

Demikianlah tulisan kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua. Dan lakukanlah setiap tindakan dengan pertimbangan yang matang. SETIA PADA SATU ORANG LEBIH BAIK DARIPADA MENGOBRAL NAFSU.
Penulis : Teguh Kasiyanto

Tuesday, September 4, 2018

Mahasiswa Antusias Ikuti Studium General S2 Administrasi UNEJ

Selasa, 4 September 2018
Sejak pukul 07.30 pagi mahasiswa telah berdatangan ke gedung Soetardjo Universitas Jember. mereka adalah beserta stadium general yang digelar oleh program magister ilmu administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember. Mereka sangat antusias datang lebih awal untuk mengikuti stadium general ini.
Studium general yang digelar oleh program magister ilmu administrasi ini mengambil tema "si Narji dan desain kebijakan yang memberdayakan dan berkeadilan sosial". Kegiatan studium general ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa.


Baca Juga:


Antusiasme mahasiswa membeludak antara pukul 08.00 hingga pukul 08.30 WIB. acara studium general tersebut sebetulnya akan diselenggarakan di aula lantai 2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Akan tetapi, karena membeludaknya antusiasme mahasiswa untuk mengikuti kegiatan ini, maka tempat pelaksanaannya dipindahkan ke gedung Soetardjo.
"Peserta sebelumnya dibatasi maksimal 400 orang, Namun karena membludaknya peminat studium general ini maka pelaksanaannya dipindahkan ke gedung soetardjo. Bahkan masyarakat luas juga ikut mendaftar dalam kegiatan ini." Ujar Ardianto Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember dalam sambutannya.
Rektor Universitas Jember Muhammad Hasan P.Hd menyambut baik diadakannya kegiatan studium general ini. pihaknya memandang kegiatan kegiatan semacam ini akan sangat bagus dan dapat menginspirasi mahasiswa di Universitas Jember.
Gedung Soetardjo dibatasi oleh peserta studium general sejak pukul 08.30 WIB. Lebih Dari 1000 orang datang dalam kesempatan kali ini. Kegiatan diawali dengan performance dari unit kegiatan mahasiswa Wisma Gita yang kemudian dilanjutkan dengan penayangan profil Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Acara pembukaan dilakukan pada pukul 10.00 WIB. sedangkan adalah tersebut resmi dibuka oleh rektor Universitas Jember pada pukul 10.34 WIB. Sorak sorai mahasiswa pecah ketika antara studium general resmi dibuka oleh rektor Universitas Jember.
Penulis : Teguh Kasiyanto
Sumber Gambar : Andre Kurniawan

Khofifah Berkomitmen Perbaiki Kesenjangan Jawa Timur


Selasa, 4 September 2018
Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa berkomitmen untuk mempersempit kesenjangan yang terjadi di Jawa Timur. Yang tersebut disampaikannya pada stadium general yang bertema "Sinergi Dan Desain Kebijakan Publik Yang Memberdayakan Dan Berkeadilan Sosial. kegiatan tersebut diadakan oleh program magister ilmu administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang bertempat di gedung Soetardjo.
Khofifah menyatakan bahwa dunia saat ini sedang mengalami perubahan. perusahaan-perusahaan besar mungkin sudah tidak harus lagi memiliki asetnya secara langsung. Khofifah mencontohkan perusahaan taksi terbesar Uber yang tidak memiliki mobil untuk melayani pelanggan. contoh lainnya adalah jual beli online yang tidak mengharuskan perusahaan yang memiliki gudang persediaan dan mobil pengiriman.

Baca Juga:
TUNAS GUSDURIAN 2018, Ambil Sikap Tegas Jelang Tahun Politik


Indeks gini ratio Jawa Timur saat ini adalah 0,41. Angka ini jauh lebih besar daripada index kesenjangan nasional yang hanya 0,39. Angka tersebut menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki kesenjangan yang sangat tinggi. Khofifah berkomitmen untuk menekan angka kesenjangan menjadi lebih baik.
Selain itu, menurut Khofifah, Angka kemiskinan di pedesaan Jawa Timur sangat tinggi. "Berdasarkan data terakhir, kemiskinan pedesaan di Jawa Timur mencapai 15,13 persen dan jauh dibawah angka kemiskinan nasional sebesar 9,82 persen, sedangkan kemiskinan perkotaan Jatim 7,7 persen".
"Angka kemiskinan pedesaan tertinggi di Jatim berada di Kabupaten Malang, kemudian Kabupaten Jember menduduki peringkat kedua, dan urutan ketiga ada Kabupaten Sampang, sehingga perlu upaya mengurangi kemiskinan itu,” kata Khofifah.
Untuk memperbaiki tingkat kemiskinan di Jawa Timur, Khofifah mengadakan berbagai kerjasama untuk mengoptimalkan masyarakat dalam lingkup Rukun Tetangga dan Rukun Warga. Selain itu kerjasama dengan Jepang juga dilakukan untuk menggerakkan roda perekonomian Jawa Timur. Program tersebut nantinya akan memberdayakan masyarakat dan dibantu Jepang.
Sebelumnya rektor Universitas Jember Muhammad Hasan P.Hd, sangat mengapresiasi diadakannya stadium general oleh program pasca sarjana ilmu administrasi FISIP. Hal ini dapat menginspirasi bagi mahasiswa mahasiswa Universitas Jember.

Penulis : Teguh K
Sumber lain : faktualnews

Friday, August 17, 2018

Belajar Yakin Dari KAI


Pernahkah anda melakukan perjalanan dengan naik kereta api? Jika pernah, apakah yang selama ini anda amati ketika melakukan perjalanan dengan naik kereta api? Apakah selama ini sudah perjalanan Anda hanya habis untuk mengamati pemandangan di luar jendela? Ataukah selama ini anda selalu mencari kenalan kenalan baru di setiap perjalanan?
Selama ini saya telah beberapa kali melakukan perjalanan dengan naik kereta api. Akan tetapi pada perjalanan satu minggu yang lalu, saya menemukan hal yang cukup mengejutkan dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Ketika saya naik kereta api dari Yogyakarta hingga ke Jember, Saya menyadari bahwa saya dapat belajar yakin dari apa yang diterapkan oleh PT KAI.
Pernahkah ketika Anda naik kereta api kemudian Ada petugas yang menjajakan aneka makanan dan minuman? Mereka selalu menjajakan makanan dan minuman walaupun terkadang belum ada pemesanannya. Apakah mereka tidak melakukan sebuah perhitungan? Saya kira tentu saja dari pihak perusahaan telah melakukan berbagai macam perhitungan yang sangat matang.

Betapa tidak, Terkadang saya bertanya apakah dari KAI tidak memperhitungkan orang-orang yang membawa bekal dari rumah? Akan tetapi, sangat mungkin tidak semua penumpang membawa bekal dari rumah mereka masing-masing. Sehingga potensi untuk terbeli oleh penumpang sangatlah mungkin. 
Bagaimana dari pihak perusahaan kereta api dapat mencapai keadilan tersebut? Coba kita perhatikan! Ketika kita naik kereta api, tidak kita jumpai satu pun pedagang yang berasal dari rakyat jelata atau pedagang asongan. Seluruh makanan dan minuman diperdagangkan oleh satu kelompok saja. Artinya dengan berbagai cara yang sangat terkesan monopoli, keyakinan akan keterbelian tersebut sangat mungkin dicapai. 
Saya tidak akan membahas tentang monopoli perdagangannya. Akan tetapi, kita sangat mungkin melakukan monopoli terhadap diri kita sendiri untuk mencapai sebuah keyakinan. jika perusahaan saja dapat melakukan analisis dan upaya untuk tercapainya pendapatan, Mengapa kita sebagai hamba Tuhan tidak dapat melakukan hal yang sama? 
Mengapa kita tidak belajar yakin dari apa yang kita Amati dan kita temukan di sekeliling? Harusnya kita sebagai makhluk yang memiliki Tuhan Yang Maha kaya, kita lebih yakin dapat hidup dengan kecukupan dan tanpa kekurangan hal apapun. Bukankah keterbelian terhadap makanan dan minuman di atas kereta api berasal dari pemikiran yang optimistis.? Oleh sebab itu, marilah kita berpikir optimis dan berprasangka baik kepada Tuhan Yang Maha Esa tentang segala kesulitan dan keterbatasan yang kita alami.

Tuesday, August 14, 2018

TUNAS GUSDURIAN 2018, Ambil Sikap Tegas Jelang Tahun Politik


Yogyakarta. Pertemuan Nasional Jaringan Gusdurian bersikap tegas hadapi tahun politik. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Mbak Alissa Wahid pada penutupan Pertemuan Nasional Gusdurian pada hari Minggu 12/08/2018 di Asrama haji Yogyakarta. "Jaringan Gusdurian tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis." Tutur Mbak Alissa Wahid dalam sambutan penutupan. 
Jaringan Gusdurian tetap bergerak pada kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Setiap orang yang mengaku sebagai Gusdurian, tidak diperkenankan untuk mengatasnamakan Gusdurian dalam aktivitas politik praktis apapun. Komunitas Gusdurian di seluruh Indonesia juga tidak boleh menyatakan sikap dukungan politik terhadap salah satu pihak pada Pemilihan Umum tahun 2018. 
Pelarangan tersebut bukan berarti individu-individu dalam komunitas Gusdurian tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Akan tetapi, mereka tetap dapat ikut serta dalam politik praktis dengan tanpa mengatasnamakan/membawa nama Gusdurian dalam aktivitasnya. Dengan demikian, seluruh anggota Gusdurian tetap dapat terlibat dalam aktivitas politik praktis dengan ketentuan yang telah diuraikan. 
Sebelumnya, Jaringan Gusdurian mengadakan pertemuan Nasional pada 10-12 Agustus 2018. Pertemuan tersebut dilakukan di asrama haji Yogyakarta. 106 komunitas Gusdurian terlibat dalam pertemuan ini. Lebih dari 600 orang hadir dalam pertemuan Nasional dua tahunan ini. Pada pertemuan kali ini dihadiri dari perwakilan komunitas dari seluruh Indonesia serta perwakilan dari Gusdurian beberapa negara. 
Pertemuan Nasional jaringan gusdurian tahun ini mengambil tema "Menggerakkan Tradisi, Meneguhkan Indonesia". Tema tersebut menggambarkan Gusdurian yang tidak hanya memelihara tradisi, akan tetapi menggerakkannya untuk Indonesia yang lebih baik. Gus Dur telah meneladankan, saatnya kita melanjutkan.

Sunday, August 5, 2018

Makam Sang Syahid Al Habib Ali Bin Abdullah Al Hamid


Habib Ali, sebuah nama yang mungkin tidak asing lagi terdengar di telinga kita, terutama bagi yang senang berziarah dan bertabarruk. Makam beliau terletak di Garahan, tepatnya di tikungan pertama menjelang naik ke Gunung Gumitir. jarak dari Kota Jember sekitar 30 km dan hanya membutuhkan waktu 45 menit untuk sampai di sana. Jika dari arah Jember, lokasinya tak jauh dari gapura yang bertuliskan Selamat tinggal Jember.
Al Habib Ali bin Abdullah Al Hamid wafat pada usia 32 tahun. Menurut beberapa sumber, beliau wafat ketika menjabat sebagai ketua Gerakan Pemuda Ansor Jember. Habib Ali masih tergolong keponakan dari Habib Sholeh Tanggul. Habib Ali meninggal dalam sebuah tragedi yang terjadi sekitar tahun 1965. 
Peristiwa tersebut berawal dari datangnya seorang tamu ke rumah Habib Ali. tamu tersebut kemudian menginformasikan bahwa jamaah dan santrinya sedang diamankan di kantor kepolisian setempat. Mendengar hal tersebut, Habib Ali kemudian berkemas serta segera berangkat. Ditengah-tengah perjalanan tersebut, Habib Ali kemudian diculik oleh segerombolan orang (yang menurut beberapa sumber adalah PKI).
Habib Ali kemudian diseret hingga pegunungan Gumitir yang terletak di antara perbatasan Jember dan Banyuwangi. Sampai di sana, Habib Ali kemudian ditembak dengan peluru. akan tetapi peluru peluru tersebut tidak ada yang mampu melukai beliau. Game eksekusi kemudian mengambil langkah untuk mengancam beliau. Jika jika peluru tidak ada yang dapat melukai beliau, maka keluarganya yang akan menjadi sasaran.
Mendengar ancaman tersebut, Habib Ali kemudian menyetujui dan mengajukan syarat. Beliau minta agar jenazahnya tidak dicampur dengan korban eksekusi yang lain. Selain itu, beliau suka mengajukan untuk melakukan salat dua rakaat sebelum eksekusi dilaksanakan. 

Baca juga :

jenazah Habib Ali bin Abdullah Al Hamid ditemukan oleh wanita paruh baya keesokan harinya. Kisah pilu tersebut kemudian menjadi gamblang dan jelas, ketika di awal abad 21, seseorang datang ke makam beliau untuk berziarah dan mengakui perbuatannya. Orang tersebut juga mengaku bahwa dia melakukan hal tersebut karena juga sedang diancam.

Sekarang setelah lebih dari setengah abad beliau wafat, makam beliau sangat terawat. Halamannya yang dulu masih berupa tanah biasa, sekarang telah mengalami pembangunan dan telah di paving. Letak makam beliau yang juga berada di lereng gunung, sangat cocok bagi kita yang ingin berziarah sekaligus bertafakur dikala malam hari. Selamat berziarah dan semoga berkah....


Sumber Informasi: nutegal

Thursday, August 2, 2018

HP Teman Nulis Blog Yang Nyaman, Xiomi Redmi 5 Plus


Setelah rusaknya hp xiomi Redmi Note 1 3G saya di bulan Mei, aktivitas menulis saya di blok menjadi terhenti. HP tersebut sudah mulai mengalami gangguan sejak awal tahun 2018. Akhirnya Setelah mengalami rusak total di awal bulan Mei, aktivitas menulis saya menjadi terhenti, baik menulis blog maupun mengerjakan skripsi. Untungnya rusaknya perangkat tersebut tepat setelah proposal final saya selesaikan di ACC oleh dosen.
Gangguan tersebut sebenarnya sangat mengurangi produktifitas dalam menulis. Selama penggunaan HP tersebut mulai tahun 2016 di bulan Juni, Xiomi Redmi Note generasi pertama tersebut telah menemani menulis berbagai macam kebutuhan, baik tugas kuliah maupun tulisan pada blog. Akan tetapi rendahnya spesifikasi dan sistem operasi Android yang sudah sangat lama, menyebabkan setiap pembuatan tulisan perlu dicermati satu persatu, karena sangat mudah terjadi kesalahan.
Di sepertiga awal bulan Juni 2018, dengan membongkar 2 celengan yang saya miliki serta dengan uang tabungan, Saya memutuskan dekat untuk membeli perangkat baru. Perangkat baru yang saya beli tersebut adalah Hp Xiomi Redmi 5 Plus. HP yang tidak terlalu baru memang, karena HP tersebut diluncurkan di akhir 2017. Akan tetapi dari sistem operasi dan prosesor yang digunakan, sudah sangat mengalami peningkatan dari HP sebelumnya.
HP tersebut saya beli dengan harga Rp2.350.000,00. Seluruh uang celengan dan tabungan Habis sudah untuk kenekatan tersebut. Meskipun demikian dengan adanya perangkat baru ini saya dapat melanjutkan menulis dan berkarya. Saya juga dapat kembali melanjutkan proses penulisan skripsi sekaligus menulis di blog dan di Google Maps sebagai Google local guide.
Mengapa tidak membeli laptop? Hingga hari ini berbagai kesulitan masih saya hadapi untuk mendapatkan atau belajar untuk mengoperasionalkannya.  Kesulitan finansial juga menjadi faktor selanjutnya. Saat ini saya kembali melanjutkan menabung untuk dapat membeli laptop suatu ketika nanti, baik untuk belajar maupun untuk berkarya.
Setelah 2 bulan pemakaian HP ini, rasa-rasanya masih sangat baik. Untuk menulis dan sosial media tidak terjadi masalah yang berarti. Ketahanan baterai yang menjadi kekuatan utama Snapdragon 625 juga begitu baik perannya. Layar besar berukuran 5,99 inchi sangat enak dipandang operasi dengan resolusinya yang sudah 1080p. Kameranya yang 13 MP dan 5 MP, Setelah mengalami beberapa update software juga mengalami perbaikan. Secara keseluruhan, Hp ini masih sangat cukup untuk aktivitas saya berkarya di blog.