Saturday, April 15, 2017

HARI BAIK UNTUK BEPERGIAN (Berdasarkan Tanggal Jawa)

Tanggal    1 : Tidak ada untungnya.,
Tanggal   2 : Akan mendatangkan banyak untung.,
Tanggal   3 : Tidak baik, karena tidak mendatangkan untung.,
Tanggal   4 : Akan mendapat kesulitan dijalan.,
Tanggal   5 : Akan mendapat untung.,
Tanggal   6 : Tidak laba, sia-sia saja usahanya.,
Tanggal   7 : Itu baik, akan mendapatkan anugerah Hyang Agung.,
Tanggal   8 : Akan menemui sakit dalam perjalanan.,
Tanggal   9 : Akan menemui bahaya, bisa-bisa menjumpai kematian di jalan.,
Tanggal  10 : Akan untung dan selamat.,
Tanggal  11 : Juga menyenangkan.,
Tanggal  12 : tidak ada untungnya.,
Tanggal  13 : Akan mendapat utangan.,
Tanggal  14 : Baik, akan untung dalam perjalanan.,
Tanggal  15 : Akan Selamat, bisa mendapat emas dan perak.,
Tanggal  16 : tidak mendapat untung.,
Tanggal  17 : Akan selamat.,
Tanggal  18 : Akan laba.,
Tanggal  19 : Selamat dan menyenangkan.,
Tanggal  20 : Akan terserang sakit dalam perjalanan.,
Tanggal  21 : Akan berkeluh kesah selama perjalanan.,
Tanggal  22 : itu baik, akan selamat.,
Tanggal  23 : jerih payahnya juga akan berbalas untung.,
Tanggal  24 : Menyenangkan.,
Tanggal  25 : jelek.,
Tanggal  26 : ibarat perjudian, antara hidup dan mati.,
Tanggal  27 :  juga jelek karena akan berkelahi selama perjalanan.,
  28 : baik, akan mendapat untung.,
Tanggal  29 : juga baik, karena akan mendapatkan anugerah dari Gusti Allah.,
Tanggal  30 : Akan mendapat utang di perjalanan.

INGAT......!!!!!!!
Ini Hanya Ikhtiar Dalam Menjalankan Segala Urusan. Hanya Allah lah Tempat Kita Berserah diri.

CATATAN
Sumber Rujukan: Serat Centhini Jilid 1. Di novelisasi oleh Agus Wahyudi.

Wednesday, April 5, 2017

LUKISAN THE DEATH OF SOCRATES (Sebuah Usaha Penggambaran Tokoh Dalam Sejarah)

ABSTRAK

Artikel ini disusun dengan tujuan untuk menggali representasi yang terkandung dalam sebuah karya seni lukis. Lukisan merupakan hasil karya seni yang dihasilkan di atas kanvas. Salah satu lukisan terkenal Karya Louis David seorang seniman asal Prancis yang berjudul The Deat of Socrates sangat terkenal di kalangan penggemar filsafat. Lukisan ini yang mengisahkan tentang detik-detik akhir kematian socrates dengan cara meminum racun. Penggambaran lukisan ini diambil melalui referensi-referensi yang tertulis dalam literatur literatur filsafat. Representasi adalah tujuan awal dari adanya perkembangan media, dimana media bertujuan untuk dapat mengawetkan dan mendapatkan gambaran yang sesuai dari sebuah peristiwa yang sedang berlangsung atau telah berlalu. Jika Dinilai dari berbagai segi referensi yang terdapat di masa ini maka lukisan The Death of socrates dapat dinyatakan sudah dapat merepresentasikan kejadian yang terjadi pada zaman dan kejadian yang sebenarnya pada saat itu. Jika Dinilai dari aspek-aspek tersebut dapat kita nyatakan jika Louis David sudah dapat menggambarkan dengan baik peristiwa kematian Sokrates.
Kata Kunci: Lukisan, Representasi, Sokrates










PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
         Lukisan merupakan salah satu hasilnya dari karya seni. Terkadang kita jumpai harga sebuah lukisan sangat mahal. Dan kita biasanya tidak mengetahui penyebab dari mahalnya lukisan tersebut. Tentunya hanya para pengagum lukisan lah yang memiliki pengetahuan tentang hal ini.
         Terdapat berbagai macam definisi mengenai lukisan atau melukis. Berbagai definisi tersebut dapat menggambarkan definisi lukisan secara lebih dekat dan kelinci,
"Menurut Kamus Bahasa Indonesia istilah lukisan/ melukis memiliki arti sebagai berikut.,  lukis v, melukis v menggambar indah; melukiskan v 1 melukis untuk orang lain: ia sedang ~ adiknya pemandangan di sebuah danau; 2 ki menceritakan (menggambarkan); karangan itu ~ ke￾hidupan desa yg aman dan dama. (Depdiknas,2008:856)"
         Lukisan mengenai kematian socrates adalah lukisan yang diciptakan oleh seniman berkebangsaan Prancis yang bernama Jacques Louis David yang merupakan pelukis dari periode Neoklasisme. Lukisan ini menceritakan seputar detik-detik terakhir dari kehidupan filsuf Yunani pada pertengahan abad keempat sebelum Masehi. Socrates merupakan filsuf yang terkenal dengan ajaran-ajarannya tentang proses mempertanyakan sebuah kebenaran.
         Lukisan The Death of Socrates ini berusaha menggambarkan kondisi detik-detik terakhir kematian socrates ketika meminum racun. Seperti dikisahkan jika socrates divonis oleh Mahkamah tertinggi Athena dengan dijatuhi hukuman mati melalui meminum langsung racun. Tetapi permasalahan yang muncul adalah Apakah lukisan tersebut berhasil merepresentasikan kondisi sejarah yang sebenarnya. Oleh sebab itu makalah ini dibuat dengan tujuan untuk menggali fakta-fakta melalui teks teks yang dapat dijumpai di masa ini.
1.2 Rumusan Masalah
         Rumusan masalah menjadi   kunci dalam sebuah penulisan artikel ataupun makalah.  karena dalam penulisan sebuah artikel sendiri merupakan upaya untuk mencari tahu atau mencari jawaban dari masalah yang dirumuskan. Masalah dalam sebuah penulisan artikel ataupun makalah bertumpu pada suatu fokus. Adapun manfaat dari penetapan fokus ini menurut Moleong(2009:94)
        Untuk membahas mengenai lukisan dan representasinya perlu kita ketahui menyenangi hal-hal yang dapat menggambarkan langsung historis pada saat itu. Dalam makalah ini terdapat pertanyaan besar yang seyogyanya harus dapat dijawab yaitu Apakah lukisan dari Jacques Louis David tersebut benar-benar merepresentasikan kondisi sejarah yang terjadi pada saat itu.?

1.3 Tujuan
         Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan tentang usaha untuk merepresentasikan keadaan dari sebuah fenomena yang terjadi di masa film melalui sebuah lukisan.

1.4 Manfaat
         Sebuah artikel dalam kehidupan sehari- hari memiliki banyak kemanfaatan. Manfaat dari makalah ini adalah sebagai berikut:
Pertama memberi pengetahuan kita tentang lukisan dan representasi yang dilukiskan di dalamnya.,
Kedua kita dapat mengetahui tentang kondisi ataupun gambaran dari seseorang yang hidup di masa lampau melalui ciri-ciri fisik yang kemudian divisualkan.

BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA

         Sebuah lukisan yang dihadirkan oleh seorang seniman tidaklah begitu saja muncul dari ide gagasan nya yang tidak berlatar belakang pada pengetahuan dan sejumlah pengalaman yang pernah ia alami sepanjang masa hidupnya. Memang sebuah pengetahuan dan pengalaman dari seorang seniman pelukis tersebut tidak akan secara serta merta muncul begitu saja dan mudah dipahami oleh semua orang. Akan tetapi pengetahuan dan pengalaman tersebut bekerja pada pemaknaan terhadap lukisan tersebut.
         Sejarah mudah representasi dalam Path dinyatakan sebagai penggambaran dari suatu peristiwa tanpa adanya penambahan penambahan apapun dan pengulangan pengulangan apapun dari peristiwa yang terjadi tersebut. Menurut Braker dalam bukunya cultural studies teori dan praktik dia berusaha mendefinisikan representasi sebagai berikut,
"Dengan representasi praktik signifikasi newakili (to stand for).atau menguraikan objek atau praktik lain di dunia nyata  lebih baik dideskripsikan sebagai efek representasional karena tanda tidak menjelaskan atau merefleksikan objek dengan cara pencerminan secara langsung. Representasi membentuk kebudayaan, makna dan pengetahuan. (Braker,2014:418)"
Apa yang didefinisikan oleh Braker tersebut terjadi pada masa modern. Sedangkan pada masa-masa awal berkembangnya industri media, Widya baik gambar maupun tulisan difungsikan untuk merepresentasikan dan mengawetkan dari setiap kejadian yang telah berlalu.

BAB 3
PEMBAHASAN

3.1 Ciri-ciri Sokrates
          Sokrates adalah filsuf Yunani yang mengawali pembaharuan dalam bidang pemikiran filsafat. Sokrates lahir di Athena pada 470 sebelum Masehi. Dia meninggal pada tahun 399 sebelum Masehi. Ayahnya adalah seorang pembuat patung. Sedangkan ibunya adalah seorang bidan. Pada mulanya Sokrates berkeinginan mengikuti jejak ayahnya sebagai pembuat patung, namun akhirnya ia berhijrah dari keinginannya yang pertama. Akhirnya ia beralih dari mencetak patung menjadi mencetak manusia-manusia yang unggul pemikirannya. Perlu kita ketahui juga bahwa Sokrates hidup di masa-masa kemunduran kota Athena. Athena mulai memasuki masa surutnya karena besarnya dinasti Romawi. Pada zaman ini pula kaum sofis berkembang pesat di Athena.
         Ciri-ciri fisik socrates tak jauh dari ciri-ciri orang Yunani pada umumnya di masa itu. Menurut hatam dalam bukunya dijelaskan bahwa jika ciri-ciri socrates adalah sebagai berikut:
"Orang-orang Grik pada umumnya bagus, badannya ramping, dan tegap raut mukanya elok. Sokrates kebalikan dari itu. Potongan badannya pendek, sedikit gemuk, mulutnya lebar, hidungnya botok, dan matanya terbalut. Tetapi kekurangan yang terdapat pada tampang dan perawakan tubuhnya diliputi oleh kelebihan Budinya jujur, adil, dan baik. Dalam kenang-kenangan murid-muridnya dan kawan-kawannya ia teringat sebagai seorang yang adil dan lurus, kelakuannya murni, hidupnya sederhana dengan tidak ber keperluan. Iya selalu berkata terus terang, Iya baik dengan semua orang sikapnya saleh, gembira, tenang, tangkas dan pula lucu. (Hatta 2006:73-74)"
         Cari ciri-ciri yang telah disebutkan diatas kita dapat mengetahui jika kondisi fisik dari Socrates sangat berbeda dengan kondisi fisik orang-orang Yunani pada umumnya. Dengan kondisi fisik yang berbeda dengan kondisi masyarakat pada umumnya, maka dapat mempermudah setiap orang untuk mengenali sosok Socrates. Karena dengan keunikan kondisi fisik nyala, maka kondisi fisik Socrates dapat digambarkan secara lebih tepat melalui analisis teks oleh pelukis tersebut.

3.2 Kecocokan Lukisan Dengan Naskah Terkait
        Untuk membuktikan Apakah lukisan tersebut sesuai dengan kondisi sebenarnya yang di gambarkan dalam sejarah maka kita perlu mengetahui kondisi yang terjadi tersebut melalui teks teks yang dituliskan oleh generasi generasi berikutnya.
         Lukisan The Death of socrates dibuat oleh seorang seniman berkebangsaan Prancis yang bernamaseniman berkebangsaan Prancis yang bernama Jacques Louis David yang merupakan pelukis dari periode neoklasisme. Lukisan yang menggambarkan detik-detik kehidupan Sokrates ini, jika kita lihat dari beberapa teks yang diantaranya ditulis oleh Muhammad Hatta dan oleh Bertrand Russell akan dijumpai kisah kronologis dari kematian Sokrates.
"Engkau semuanya hendaklah sabar dan Ingatlah bahwa hanya badanku yang akan engkau tanam. Setelah mengucapkan kata-kata ini, berdirilah ia dan pergi ke kamar mandi dengan Crito, yang meminta kami menunggu. Kami pun menunggu sambil bercakap-cakap dan memikirkan kesedihan yang sedang menimpa hati kami. Kami seolah-olah kehilangan Bapak dan seumur hidup kami akan hidup sebagai anak piatu. Dalam pada itu matahari hampir tenggelam, karena Sokrates lama sekali perginya. Setelah ia kembali, duduklah ia bersama-sama dengan kami, tetapi percakapan tak banyak. Tidak lama kemudian itu datanglah sipir sambil berkata, "aduhai Sokrates aku tahu Engkaulah yang termulia dan yang terbaik hatinya dari semua orang yang pernah kemari, Aku tak mau menuduh engkau mempunyai perasaan benci padaku seperti orang-orang yang lain itu, yang berteriak-teriak dan menyumpahi aku, apabila aku dalam menjalankan perintah atasan, meminta mereka meminum racun. Sesungguhnya aku percaya engkau tak marah padaku sebab seperti kau tahu orang lain, Bukan Aku yang bersalah. Hadapilah yang tak dapat dielakkan ini dengan hati yang tenang. Inilah pesanku," setelah itu sambil menangis tersedu-sedu ia berbalik dan pergi. Sokrates melihat padanya dan berkata."engkau juga selamat tinggal akan aku kerjakan apa yang engkau pinta." Sambil menoleh kepada kami ia berkata alangkah baiknya orang itu. Selama aku dalam penjara, selalu Ia datang padaku dan lihatlah Betapa ia menangis kan aku. Tetapi kita sekarang harus berbuat seperti yang dikatakanya. Crito bawalah gelas yang berisi racun itu jika sudah dibuat, jika belum pelayan membuatnya. Sokrates kata Crito, matahari masih di atas puncak bukit, banyak lah sudah orang yang meminum isi gelas racun sampai habis. Sesudah pemberitahuan yang masih makan dan minum dan memuaskan segala hawa nafsunya. Engkau tak perlu terburu-buru masih ada waktu." Sokrates menjawab, "ya Crito orang-orang yang kau sebut itu benar kalau mereka berbuat begitu, sebab pada sangkanya mereka beruntung dengan menangguhkan. Akan tetapi aku benar juga kalau aku tidak berbuat begitu sebab sepanjang pikiranku aku tidak boleh untung sedikit jua pun apabila aku tangguhkan meminum racun itu. Aku hanya akan menyimpan dan menahan hidup yang sudah hilang dengan itu aku hanya akan mencemoohkan diriku sendiri. Buatlah seperti yang kuperintahkan dan janganlah menampik. Mendengar itu, Crito memberi isyarat pada pelayan penjara itu, dia pergi beberapa waktu dan kembali lagi dengan membawa seseorang lagi yang membawa satu gelas minum berisi racun. Sokrates berkata, "Hai sahabatku Engkaulah yang mengerti tentang ini katakanlah apa yang harus kukerjakan." Orang itu menjawab, "engkau harus berjalan bolak-balik sampai kakimu merasa lelah, lalu berbaringlah Dan Racun akan menamatkan kerjanya. Seketika itu diberikan-nya jelas kepada Sokrates dan diterimanya gelas itu dengan tenang dan dengan air muka yang jernih. Sedikitpun Iya tidak gemetar, raut wajahnya tidak berubah. Sambil memandang kepada orang itu ia berkata, " betapa pendapatmu Dapatkah isi kelas ini ditumpahkan sedikit sebagai pujaan kepada seorang Dewa.? Bolehkah itu atau tidak.? Orang itu menjawab kami membuat sekedar cukup saja, ya Sokrates. Baiklah kata Sokrates tetapi aku boleh dan harus meminta kepada dewa-dewa supaya perjalananku ke dunia yang lain selamat saja hendaknya. Semoga doaku ini dikabulkan sesudah itu sambil mengangkat Gelas itu ke bibirnya diminumnya isinya dengan rukun dan gembira sampai habis. Sebegitu jauh kebanyakan diantara kami dapat menahan hatinya yang sedih. Tatkala kami melihat ia meminum sampai kosong isi gelas itu, kami tak dapat lagi menguasai diri kami. Air mataku jatuh bercucuran sehingga Kututup lukaku dan menangis tersedu-sedu karena bukan dia kutangisi melainkan Aku memikirkan nasibku Yang Malang yang kehilangan sahabat seperti dia itu. Aku bukanlah yang pertama menangis, karena Crito yang merasa tak sanggup lagi menahan air mata yang bercucuran dan berdiri pergi lebih dahulu dan aku mengikuti di belakang. (Hatta,2008:77-79, Russell,2006:111-126).

3.3 Lukisan Sokrates Sebagai Representasi Dari Masa Silam
        Representasi merupakan usaha untuk menemukan gambaran yang sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Dalam beberapa referensi dan literatur dijelaskan mengenai kondisi dari Soirates dan kebiasaan-kebiasaan nya. Dalam hatta dijelaskan mengenai kebiasaan-kebiasaan Sokrates sebagai berikut:
"Sokrates adalah filsuf yang terbuka dalam hal pergaulan. Sokrates bergaul dengan semua kalangan. Dia bergaul dengan bermacam-macam generasi dan lapisan masyarakat. Teman-teman Sokrates sangat banyak, dari golongan kaya hingga yang miskin, dari yang muda hingga yang tua. Pemikirannya yang jernih tercermin dari tingkat lakunya yang bijaksana. Menurut teman-temanya dia sangat berhati-hati dalam segala hal. Bahkan menurut teman-temanya dia tidak pernah melakukan kekhilafan sekalipun. Sokrates tidak pernah menuliskan ajaran-ajaranya, akan tetapi langsung menerapkannya dalam kehidupan secara langsung. Karena populernya Sokrates Dimata orang-orang Athena, mereka membuatkan patung Sokrates. Patung tersebut benar-benar memiliki kemiripan tinggi dengan kondisi Sokrates yang sebenarnya. Patung ini dibuat berdasarkan ingatan orang-orang Athena mengenai wajah dan paras dari sokrates. Sokrates memiliki kebiasaan yang berbeda dengan orang-orang Yunani pada masa itu. Hari-hari Sokrates selalu digunakan untuk berjalan-jalan mengelilingi kota Athena. Dia berkeliling di pasar-pasar, lapangan, bahkan sekitar istana. Dia bertemu dengan banyak manusia dengan pekerjaan yang beragam. Dari pedagang, tukang kayu, polutisi, hingga prajurit. Dia bertanya pada orang-orang yang ditemuinya. Pertanyaan yang diajukan oleh Sokrates bersifat bertingkat, dari yang sederhana hingga yang paling sulit, hingga orang yang ditanyai berkata tidak tahu apa-apa. Sokrates pun berkata dia tidak tahu apa-apa. Tujuan Sokrates bertanya kepada semua orang adalah untuk memperdalam pengetahuan sekaligus sebagai kaum Sofis yang berkembang pesat di Athena. Ajaran kaum sofis diantaranya adalah, "kebenaran yang sebenar-benarnya tidak tercapai" sebab itu setiap pendapat dapat dibenarkan dengan jalan retorika. Dengan kata-kata mereka berusaha meyakinkan orang banyak. Jika mayoritas masyarakat sudah bersepakat maka itu sudah dapat disebut sebagai kebenaran. Kebenaran yang seperti inilah yang dimaksud socrates sebagai pengetahuan yang dangkal.(Hatta,2006:74)."

BAB 4
KESIMPULAN
         Dari berbagai bukti dan berbagai pernyataan pada bab sebelumnya, kita dapat menyampaikan bahwa lukisan tersebut. Lukisan The Death of socrates adalah lukisan yang menggambarkan tentang proses dari kematian Sokrates. Jika kita menyesuaikan antara naskah yang tertulis dengan penggambaran representasi dari lukisan tersebut maka dapat kita simpulkan jika lukisan The Death of Socrates sebagai lukisan yang merepresentasikan sejarah sebagaimana ciri-ciri awal perkembangan media sebagai upaya merepresentasikan Setiap peristiwa yang terjadi.



DAFTAR PUSTAKA

Al Syahrastani, 2009, Al Milal Wal Nihal, Surabaya, Bina Ilmu
Braker, Chris, 2014, Cultural Studies Teori & Praktik, Yogyakarta, Kreasi Wacana
Depdiknas, 2009, Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta, Depdiknas
Hatta, Mohammad, 2008, Alam Pikiran Yunani, Depok, UI Press
Russell, Bertrand, 2006, Sejarah Filsafat Barat Kaitannya Dengan Kondisi Sosial'Politik Zaman Kuno Hingga Sekarang, Edisi Ketiga, Yogyakarta, Pustaka Pelajar
Https//www.google.com

Catatan: format penulisan in Note tidak masuk 1tap ke dalam karena penulisan makalah ini sepenuhnya menggunakan WPS system bukan memakai operasional laptop.

TRADISI TANPA MAKNA (Studi kapitalisasi tradisi Bali) Oleh: Teguh Kasiyanto NIM: 140910302053

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang kondisi masyarakat Bali dalam rangka menjalankan setiap tradisinya.Sebuah tradisi sejarah turun temurun jelaskan dari generasi ke generasi berikutnya pada setiap lapisan masyarakat yang ada. Tradisi tradisi tersebut dilakukan karena dinilai memiliki makna tertentu yang oleh masyarakat biasanya disebut memiliki nilai kesakralan. Tradisi dalam masyarakat yang memiliki nilai kesakralan sangat tinggi tidak secara sembarangan diterapkan dan dipertontonkan di kalangan umum terkecuali karena adanya upacara adat istiadat. Upacara adat istiadat. Namun seiring dengan berkembangnya zaman dan ilmu pengetahuan maka akhirnya nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi masyarakat Bali terutama dalam tari menari mulai luntur. Serangkaian komersialisasi terhadap produk kebudayaan membuat masyarakat Bali kehilangan akan jati dirinya. Produk kebudayaan membuat masyarakat Bali kehilangan akan jati dirinya Bali merupakan provinsi yang menjadi destinasi wisata baik asing maupun nasional. Kemajuan sektor pariwisata telah mendorong kemerosotan dalam tradisi. Hal ini sejalan dengan adanya komersialisasi pariwisata yang sangat berlebih-lebihan. Sehingga tradisi yang awalnya memiliki kesakralan dan makna spiritual Kini tak lebih hanya sebagai tradisi formalitas tanpa makna. Tradisi Bali tersebut tak hanya berupa tari, bahkan upacara adatnya pun dipromosikan sebagai objek pariwisata. Hal ini sesuai yang disampaikan oleh Herbert marcuse yang menyebut manusia manusia dengan pandangan kapitalis sebagai manusia satu dimensi. Dan hal Inipun yang terjadi pada masyarakat Bali di era ini. Padahal hilangnya kesakralan dari setiap tradisi dalam masyarakat Apa bunyi akan menyebabkan hilangnya makna substansi dari tradisi tersebut.
Kata Kunci: Tradisi, Tanpa Makna, Komersialisasi

PENDAHULUAN
         Bali merupakan salah satu daerah atau provinsi yang terkenal di Indonesia. Provinsi yang terletak di sebelah timur Jawa Timur dan di sebelah barat Nusa Tenggara Barat ini adalah provinsi yang memiliki banyak keunikan dan keragaman corak budaya. Provinsi ini sering menjadi destinasi wisata baik oleh wisatawan dalam negeri maupun wisatawan luar negeri. Menurut data BPS Provinsi Bali, lokasi Bali secara spesifik adalah,
"Bali dikenal sebagai pulau dewata (paraduse Islandia) yang merupakan salah satu provinsi di Indonesia. Bali terletak di antara pulau Jawa dan pulau Lombok. Ibukota provinsinya adalah Denpasar yang terletak di bagian selatan Pulau ini. Pulau Bali adalah bagian dari Kepulauan Sunda kecil sepanjang 153 KM dan lebar 112 km, sekitar 3,2 km dari Pulau Jawa. (BPS Provinsi Bali:2010:1).
         Provinsi Bali memang terkenal dengan ragam tradisinya yang sudah banyak diketahui oleh wisatawan mancanegara. Baik tarian maupun adat istiadat yang lain pun juga tak kalah menjadi tujuan dari wisatawan. Dari sektor wisata inilah provinsi Bali mengalami banyak perkembangan dan kemajuan dalam bidang perekonomian. Namun yang perlu kita ketahui adalah tradisi tradisi yang berjalan di Bali kini sudah mulai luntur. Karena tradisi tersebut dijadikan objek dari komersialisasi tradisi. Hal ini selaras dengan salah satu artikel dalam Antara News sebagai berikut,
"Pengamat seni budaya Bali, Kadek Suartaya, mengemukakan, komersialisasi kesenian Bali muncul sejak zaman kolonial Belanda sekitar 1930."Kreasi baru dan adaptasi dari kesenian tradisional dilakukan para seniman untuk memberikan hiburan kepada wisatawan mancanegara," kata Suartaya, yang juga dosen Institut Seni Indonesia Denpasar, Jumat." [AntaraNews, ]
         Jika ternyata komersialisasi terhadap kebudayaan dan tradisi Bali terjadi sejak masa Belanda, maka terdapat banyak kemungkinan terhadap tradisi tersebut untuk dirubah atau bahkan tidak sesuai lagi dengan niat esensi dan nilai-nilai muatan yang terkandung di dalamnya. Lebih lanjut kandidat doktor Universitas Atma Jaya Yogyakarta tersebut menyatakan;
"Kesenian kecak  atau cak merupakan perintis seni pertunjukan untuk wisatawan di Pulau Dewata.Setelah tari kecak yang dipisahkan dari tari sanghyang  dan dijadikan pertunjukan wisata di Desa Bedulu, Kabupaten Gianyar, sekitar 1930-an, disusul pemisahan tari barong dari pertunjukan sakral calonarang di Tegaltamu, Batubulan, pada 1940-an. Hal itu dilakukan karena wisatawan untuk bisa menyaksikan pagelaran itu harus menunggu masyarakat saat melaksanakan ritual keagamaan.Selain itu juga dipentaskan tari janger, genggong, dan joged  ikut meramaikan kepariwisataan Bali. Seni pertunjukan dan dunia seni umumnya berkaitan erat dengan sejarah kepariwisataan Pulau Dewata. .[AntaraNews]"
Semakin lama tradisi Bali semakin banyak yang dikomersialisasikan sebagai usaha untuk peningkatan pariwisata Bali sekaligus alih-alih untuk memperbaiki perekonomian masyarakat di daerah tradisi tersebut dijalankan.
         Angka kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun terutama wisatawan mancanegara terus mengalami kenaikan yang signifikan. Kenaikan signifikan ini contoh dicapai dengan usaha dari Dinas Pariwisata setempat dan kementerian pariwisata Republik Indonesia yang tidak henti-hentinya mempromosikan berbagai macam tradisi dari provinsi Bali. Angka kenaikan kunjungan wisatawan asing tersebut dapat diamati sebagai berikut,
"Wisatawan mancanegara asal kawasan Eropa yang melakukan perjalanan wisata ke Bali dalam musim panas tahun ini meningkat 59,4 % dari 76.822 orang pada bulan Juni 2016 menjadi 122.455 orang pada Juli 2016."Peningkatan kunjungan wisatawan Eropa yang signifikan itu menunjukkan usaha pemerintah bersama komponen industri pariwisata dalam mempromosikan Indonesia khususnya Bali ke kawasan Eropa tidak sia-sia," kata pengamat pariwisata Dewa Nyoman Putra,  Selasa (27/9/2016).Ia mengatakan, selain promosi yang dilakukan secara gencar, kenaikan wisatawan itu sebagai dampak kebijakan Pemerintah Indonesia memberikan bebas visa kepada sejumlah negara sahabat serta dukungan kondisi keamanan yang kondusif.Menurut Dinas Pariwisata Provinsi Bali, kunjungan turis dari kawasan Eropa ke Pulau Dewata rata-rata 76.000 orang per bulan, kemudian melonjak pada Juli 2016 menjadi 122.455 orang, sehingga selama tujuh bulan periode Januari-Juli 2016 mencapai 583.463 orang.Jumlah kunjungan wisatawan tersebut meningkat signifikan, sehingga andil kontribusi negara-negara di kawasan Eropa sebesar 21,17 % dari total masyarakat internasional yang datang berlibur ke Pulau Bali selama tujuh bulan periode Januari-Juli 2016 sebanyak 2,7 juta orang.Pelancong asal Kerajaan Inggris merupakan yang terbanyak dari kawasan Eropa dengan %tase peningkatan tertinggi yakni mencapai 40,05 % dengan jumlah kunjungan 120,476 orang pada Januari-Juli 2016.Kedatangan turis asal Inggris itu termasuk empat besar di antara negara utama pemasok turis asing ke Bali, melompat dua tingkat jika dibandingkan Juli 2015 yang saat itu menempati urutan ke enam dengan jumlah pelancong sebanyak 86.024 orang atau masih di bawah Korea Selatan.Dewa Nyoman Putra menambahkan, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara hingga pertengahan 2016 didorong adanya penambahan penerbangan, termasuk pesawat carteran dari berbagai negara asal pelancong ke Bali dan sebaliknya.Wisatawan asal Prancis yang menikmati keunikan seni budaya dan panorama alam Bali ada pada urutan kedua dari kawasan Eropa sebanyak 89.161 orang selama tujuh bulan periode Januari-Juli 2016, naik 14,46 % dibanding peride yang sama tahun sebelumnya hanya 77.898 orang.Kemudian disusul pelancong dari Jerman sebanyak 77.710 orang periode Januari-Juli 2016 atau bertambah 15,78 % jika dibandingkan sebelumnya hanya 67.120 orang, sedangkan turis Belanda mencapai 55.640 orang atau bertambah 17,74 % dari periode sebelumnya 47.257 orang.[Bali bisnis.com]"
Dari data tersebut maka seluruh tradisi adat istiadat Bali baik yang berupa tar,i kesenian adat, ataupun bahkan tradisi upacara yang sebelumnya sangat sakral seiring tuntutan komersialisasi pariwisata menyebabkan mereka mengorbankan kesakralan tersebut dengan hal yang lain. Sehingga menjadi penting untuk kita ketahui bersama dan mencoba mencari jalan keluar dari permasalahan yang ada.

TEORI

         Herbert Marcuse merupakan salah satu teoritisi dari sosiologi politik yang memiliki pengaruh besar pada perkembangan teori sosiologi hingga masa ini. Marcuse merupakan salah satu dari teoritisi marksisme yang masih berpegang pada pemikiran dan pendapat pendapat Karl Marx. Menurut Ritzer teori kritik adalah,
"Produksi kelompok Neo marxis Jerman yang tidak puas dengan keadaan teori marxian (J. Benstein, 1995 Keliner 1993,2005) untuk suatu  pandangan yang lebih luas atas teori kritis lihat Agger 1998), khususnya tendensinya terkait determinisme ekonomi organisasi yang diasosiasikan dengan teori kritis, institute of social research (lembaga riset sosial) didirikan di Frankfurt Jerman pada 23 Februari 1923 (Wheatland 2009, Wiggershaus 1994). Teori kritis telah berkembang keluar batas-batas aliran Frankfurt (Calhoun dan KJaragamin, 2001, Keliner 2005,-Langman, 2007, Telos, 1989,1990). Teori kritis sebagian besar berorientasi pada Eropa,  meskipun pengaruhnya telah bertumbuh di dalam Sosiologi Amerika (Marcuse 1999, Van Den Berg 1989)." !Ritzer,2012:477).
         Perkembangan teori kritis menyebabkan kita mudah untuk membaca peradaban yang sedang berlangsung di dunia ini. Dengan teori kritis bahkan hingga teori teori cultural studies akan membuat kita mudah untuk menyaksikan mode baru dari operasional para Bos kapital. Dunia yang berjalan saat ini tidak lepas dari peran besar pemilik modal dan usaha-usahanya untuk menguasai seluruh aset produksi tanpa terkecuali hal-hal yang bersifat kultural pun juga mengambil peran ekonominya. Menurut Braker dalam bukunya yang berjudul cultural studies teori & praktik dia menjelaskan tentang kebudayaan yang memainkan peran ekonomi.
Dia bertindak sebagai branding bagi sebuah kota mengasosiasikan nya dengan barang-barang yang diinginkan sebagai contoh representasi film terhadap Cakrawala kota New York gedung gedung pertemuan Revolusi Amerika yang diselenggarakan oleh kota Boston jembatan, Opera House, pelabuhan Sidney, kebudayaan seni di Florence  London dan Tokyo.
Industri budaya termasuk film, televisi, agen iklan dan bisnis musik yang menjadikan kota tampak gelamor tumbuhnya kerjasama secara langsung dan berbagai keuntungan ekonomi.
Bukan karena pengaruh manufaktur Museum, restoran, toko, teater, klub, dan bar di berbagai kota menyebabkan ruang konsumsi yang bersahabat.ebagai contoh Paris adalah kota dunia atau finansial melainkan karena sejarah arsitektur dan masakannya menarik perhatian untuk didirikannya sejumlah markas / konvensi dan organisasi International.
Serangkaian teori tersebut dapat digunakan untuk menganalisis fenomena yang terjadi di Pulau Dewata. Masyarakat pulau Bali saat ini sudah dalam kondisi ditaklukan. Setidaknya sedang terjadi penaklukan terhadap masyarakat Bali oleh komersialisasi terhadap kebudayaan dan tradisi yang mereka anut. Sebuah penaklukan yang tidak membahagiakan yang di sublimasi secara represif (Marcuse, 2016:89) demi kesuksesan dan tercapainya target pendapatan pemerintah.

PEMBAHASAN
         Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia istilah tradisi memiliki arti n 1 adat kebiasaan turun-temurun (dari nenek moyang) yang masih dijalankan di masyarakat; 2 penilaian atau anggapan bahwa cara-cara yang telah ada merupakan yang paling baik dan benar; mentradisi v menjadi tradisi: tingkahlaku yang berlebihan dan omong besar dari pemimpin-pemimpin yang telah ~ haruslah dihapuskan. Sebuah tradisi biasanya dilakukan secara turun temurun melalui pewarisan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pewarisan tradisi ini bersifat secara normatif dan dari lisan krisan tanpa adanya bentuk-bentuk tulisan di sebagai penyampai dari tradisi tersebut. Setiap tradisi memiliki landasan filosofis yang berbeda-beda tergantung dari kepercayaan dan letak geografis tradisi tersebut berasal.
        Bali memang kaya akan budayanya. Namun dengan adanya komersialisasi terhadap tradisi dan kebudayaannya maka masyarakat Bali mulai bergeser dari kulturnya semula. Dahulu masyarakat Bali begitu taat dan patuh terhadap Seluruh ajaran dan tradisi yang mereka terapkan dalam kehidupandahulu masyarakat Bali begitu taat dan patuh terhadap Seluruh ajaran dan tradisi yang mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Setidaknya jika kita bandingkan dengan pernyataan dari Agus Wahyudi tentang wayang kulit maka kita dapat menyampaikan jika masyarakat Jawa masih berpegang pada nilai dan tradisi yang dianut, dan pada kasus masyarakat Jawa tidak terjadi adanya komersialisasi terhadap kebudayaan.
        Pada masyarakat Bali setelah terjadinya pemisahan pemisahan antara satu tradisi dengan satu yang lain dengan tujuan pariwisata menimbulkan masyarakat Bali tidak lagi memiliki rasa kepedulian terhadap budayanya. Apa apa yang mereka terapkan dan menikah lakukan semata-mata hanya untuk sebuah komersialisasi kebudayaan tanpa adanya makna dan esensi yang dahulu sangat mereka dan mereka angkat tinggi-tinggi nilai-nilainya. Pergeseran ini jika tidak segera dihentikan maka akan menimbulkan musnahnya suatu tradisi di masa mendatang dikarenakan generasi penerusnya yang sudah tidak lagi memahami makna filosofis dari setiap prediksi yang mereka. Makna filosofis dari setiap tradisi yang mereka jalani.
         Pemerintah harusnya tidak hanya bertujuan untuk memperbanyak pendapatan negara melalui banyaknya wisatawan mancanegara, akan tetapi pemerintah juga harus dan memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian dari setiap tradisi yang dimiliki dan dijalankan oleh masyarakatnya. Sehingga dengan demikian tradisi dapat Lestari dan bertahan dari segala gempuran kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan serta mampu mempertahankan eksistensinya di tengah kemajuan zaman. Menurut Benedict Anderson cinta harus tetap mempertahankan tradisi tersebut. Puasa dari sebuah tradisi Tapan membantu masyarakat agar tidak Kehilangan jati dirinya.

KESIMPULAN
         Berbicara mengenai kesenian dan tradisi yang kemudian eksis sebagai objek pariwisata memang tidak akan pernah ada habisnya. Seiring dengan perkembangan zaman komersialisasi terhadap adat tradisi dan kebudayaan suku-suku di Indonesia yang mengalami proses komersialisasi dalam bidang kepariwisataan, yang diantara Tujuannya adalah untuk memperbanyak pendapatan daerah dan pendapatan negara dari perputaran mata uang asing dalam negeri. Dari berbagai uraian yang telah dikemukakan sebelumnya, dapat kita simpulkan jika tradisi yang dijalankan oleh masyarakat pulau Bali pada umumnya, hanyalah sebagai alat untuk mencapai target target dari adanya komersialisasi atau ekonomi cultural kebudayaan. Dengan demikian kita dapat menyampaikan jika apa yang dilaksanakan masyarakat Bali, adalah sesuatu kegiatan yang tidak lagi memiliki nilai filosofis dan esensi sebagaimana awal dari terbentuknya tradisi tersebut. Hal ini tentu berbeda jika dibandingkan dengan masyarakat Jawa yang masih berpegang pada ajaran dan tradisinya. Sebagai contoh wayang kulit misalnya, masih berperan sebagai sarana dakwah di kalangan masyarakat dalam tujuannya untuk menyampaikan pesan-pesan damai dan nilai-nilai luhur sebuah budaya yang mulai luntur.+Aris Wahyudi).

DAFTAR PUSTAKA

Buku
Anderson, Benedict, 2002, Kuasa Kata, Yogyakarta, Kreasi Wacana
BPS Provinsi Bali, 2010, Bali Dalam Angka, Bali, BPS
Braker, Chris, 2015, Cultural Studies Teori & Praktik, Edisi Kesembilan, Yogyakarta, Kreasi Wacana
Depdiknas, 2008, Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta, Pusat Bahasa
Marcuse, Herbert, 2016, Manusia Satu Dimensi, Yogyakarta, PT Buku Seru
Ritzer, George, 2012 Teori Sosiologi Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern, Edisi Kedelapan, Yogyakarta, Pustaka Pelajar
Wahyudi, Aris, 2012, Lakon Dewa Ruci Cara Menjadi Jawa Sebuah Analisis Strukturalisme Levi Strauss​Dalam Kajian Wayang, Yogyakarta, Bagaskara
Interne
http://m.antaranews.com/berita/416825/komersialisasi-kesenian-bali-terjadi-sejak-zaman-kolonial [04.04.2017:17:15:43}
http://bali.bisnis.com/m/read/20160927/5/61877/pariwisata-bali-kunjungan-wisman-eropa-naik-594. [04.04.2017:18:45:39}
www.kompas.com

Tuesday, April 4, 2017

PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS) PEMILIHAN UMUM KETUA HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS JEMBER 2016

BAB I
TEMPAT DAN WAKTU PELAKSAAN PEMILIHAN UMUM
Pasal 1
Tempat pelaksanaan Pemilihan Umum Mahasiswa berada di kampus FISIP UNEJ.
Waktu pelaksanaan Pemilihan Umum  Mahasiwa tanggal 17 mei 2016.

BAB II
SYARAT PEMILIHAN
Pasal 2
Mahasiswa aktif FISIP UNEJ yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiwa (KTM) yang masih berlaku atau Kartu Rencana Studi (KRS) terbaru.

BAB III
SYARAT-SYARAT MEMILIH
Pasal 3
Sebelum memilih,pemilih di wajibkan mengisi daftar hadir terlebih dahulu di TPS HMJ masing-masing.
Pemilih harus terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

BAB IV
SYARAT-SYARAT CALON
Pasal 4

HIMASOS:
1). Ketua umum harus memiliki IPK minimal 3,00 di buktikan dengan transkip terbaru.
2). Memiliki pengalaman organisasi dibuktikan dengan menyertakan sertifikat dan dokumen lainnya.
3). Mengumpulkan essai dengan tema “HIMASOS,dulu kini dan nanti” dengan ketentuan minimal 2 halaman dan maksimal 3 halaman,kertas A4,font Times New Romance,Spasi 1,5.
4). Mahasiswa aktif maksimal semester 6.
5). Melampirkan pas poto 4x6 berwarna (hard copy) sebanyak 3 lembar dan softcopy.
6). Mengisi formulir pendaftaran :
  a, Biodata diri
  b, Data tim sukses (Nama,NIM,Tanda tangan)
  C, Ketersedian mengikuti peraturan KPUM FISIP UNEJ
7). Setiap calon ketua HIMASOS didukung oleh minimal 35 suara dibuktikan dengan pengumpulan KTM.
8). Persyaratan dikumpulkan dalam satu map berwarna cokelat.
9). Melampirkan visi dan misi secara tertulis pada kertas ukuran folio,font Times New Roman.

HIMADITA:
1). IPK minimal 2,75 Di buktikan dengan menyertakan transkip nilai 3 lembar
2). Calon ketua Umum HIMADITA terdaftar sebagai mahasiswa aktif Diploma Tiga FISIP UNEJ dan tidak menjabat di kepengurusan ORMAWA.
3). Maksimal semester 4
4). Mengumpulkan essai dengan tema “apakah aku layak menjadi ketua umum HIMADITA”
5). Melampirkan visi dan misi secara tertulis pada kertas ukuran folio,font Times New Roman.
6). Melampirkan pas poto 4x6 berwarna (hard copy) sebanyak 3 lembar dan softcopy.
7). Semua berkas dikumpulkan kedalam Map kertas berwarna hijau.

8). Setiap calon ketua HIMADITA didukung oleh minimal 40 suara dibuktikan dengan pengumpulan KTM.
9). Mengisi formulir pendaftaran :
  a, Biodata diri
  b, Data tim sukses (Nama,NIM,Tanda tangan)
  c, Ketersedian mengikuti peraturan KPUM FISIP UNEJ

HIMAHI:
1). Calon ketua umum HIMAHI adalah mahasiswa aktif  Jurusan Ilmu Hubungan Internasional FISIP Universitas Jember.
2). Maksimal semester 6.
3). Menyertakan sertifikat sebagi bukti keikutsertaan dalam kegiatan HIMAHI UNEJ minimal 5 buah.
4). IPK minimal 3,00 dibuktikan dengan menyertakan transkip nilali legalisasi (3 lembar).
5). Mengikuti tes potesi akademik yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa.
6). Menyerahkan visi,misi,dan program kerja Ketua Umum HIMAHI di ketik rapi minimal 3 (tiga) halaman kertas A4,font 12 times new roman,spasi 1,5.
Memiliki pengetahuan tentang HIMAHI yang dituangkan dalam essai dengan tema “Apakah aku layak jadi ketua umum HIMAHI ?” dengan ketentuan minimal 1 halaman dan maksimal 3 halaman,kertas A4,font 12 times new romance,spasi 1,5.
7). Menyerahkan pas foto terbaru berwarna dengan menggunakan almamater ukuran 4x6 sebanyak 3(tiga) lembar dengan background warna merah.
8). Menyerahkan fotocopy KTM 3 (tiga) lembar dan KTM asli.
Menyerahkan fotocopy KTM atau Kartu Rencana Studi (KRS) sebanyak 50 lembar disertai tanda tangan mahasiswa terkait sebagai bukti dukungan.
Menyerahkan curriculum vitae/biodata diri kandidat ketua umum HIMAHI sekurang-kurangnya memuat hal-hal sebagai berikut:
Nama lengkap
Jenis kelamin
Alamat lengkap
Riwayat pendidikan
Pengalaman organisasi
Prestasi yang pernah diraih
Seluruh berkas pendaftaran dimasukan dalam map warna Merah.
Bersedia memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah di tetapkan oleh KPUM FISIP UNEJ.
Menyerahkan data tim sukses(nama,Nim,ttd)

HIMAKES:
Calon ketua umum HIMAKES adalah mahasiswa aktif  Ilmu Kesejahteraan Sosial.
Maksimal semester 6.
Mengisi formulir pendaftaran :
Biodata diri
Data tim sukses (Nama,NIM,Tanda tangan)
Ketersedian mengikuti peraturan KPUM FISIP UNEJ
Melampirkan visi dan misi secara tertulis pada kertas ukuran folio,font Times New Roman.
Melampirkan KTM dan KRS semester terakhir.
Melampirkan pas poto 4x6 berwarna (hard copy) sebanyak 3 lembar dan softcopy.
Didukung minimal 35 mahasiswa kesejahteraan social dibuktikan dengan menyerahkan KTM asli atau KRS terbaru.
IPK minimal 2,75 dibuktikan dengan transkip nilai.
Mengumpulkan essai dengan tema “apakah aku layak menjadi ketua HIMAKES?” dengan ketentuan minimal 2 halaman dan maksimal 3 halaman,kertas A4,font Times New Romance,Spasi 1,5.
Seluruh berkas pendaftaran dimasukan dalam map warna Kuning.
HIMAISTRA
Calon ketua umum Himaistra adalah mahasiswa ilmu adminitrasi FIsip Unej
Minimal IPK 2,75 dibuktikan dengan  menyerahkan transkrip nilai.
Maksimal semester 6.
Mengisi formulir pendaftaran :
Biodata diri
Data tim sukses (Nama,NIM,Tanda tangan)
Ketersedian mengikuti peraturan KPUM FISIP UNEJ
Melampirkan visi dan misi secara tertulis pada kertas ukuran folio,font Times New Roman.
Melampirkan KTM dan KRS semester terakhir.
Melampirkan pas foto 4x6 berwarna (hard copy) sebanyak 3 lembar dan softcopy.
Didukung minimal 40 mahasiswa ilmu administrasi dibuktikan dengan menyerahkan KTM asli atau KRS terbaru.
Mengumpulkan essai dengan tema “HIMAISTRA : dulu,kini, dan nanti” dengan ketentuan minimal 2 halaman dan maksimal 3 halaman,kertas A4,font Times New Romance,Spasi 1,5.
Seluruh berkas pendaftaran dimasukan dalam map warna Biru.
Menyerahkan  foto copy sertifikat osjur.
BAB V
PELAKSANAAN PEMILU
Pasal 5
Tahap sosialisasi pemilu dilakukan pada waktu sebagai berikut:
Sosialisasi pemilu dilakukan sejak tanggal 09 mei – 17 mei 2016
Sosialisasi pendaftaran calon dilakukan sejak tanggal 9 mei – 11 mei 2016
Sosialisasi hasil penetapan calon dilakukan  pada tanggal 11 mei 2016 pada pukul 16.00 WIB
Tahap sosialisasi pemilu dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Membuat, menyebarkan dan menempelkan pamphlet di madding – madding FISIP – UNEJ.
Memasuki tiap – tiap kelas di masing – masing angkatan dan jurusan.
Sosialisasi dapat disebarkan melalui media social.
Pasal 6
Pendaftaran calon dibuka mulai tanggal 10 mei – 11 mei 2016 mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB.
Menyerahkan syarat – syarat pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh KPUM.
Tempat Pendaftaran calon ketua umum HMJ berada di bawah aula.
Apabila sampai batas waktu yang telah ditentukan tidak ada yang daftar atau hanya ada satu pendaftar pada HMJ tertentu, maka pendaftaran calon bagi HMJ tersebut diperpanjang  sampai tanggal 12 mei 2016 mulai pukul 08.00 - 12.00 WIB.
Apabila ayat 4 terlampaui, pendaftaran dinyatakan ditutup.
Jika ayat 5 terlampaui, hanya terdapat satu calon ketua HMJ maka calon tersebut dinyatakan terpilih secara aklamasi.
Pelaksanaan Tes potensi akademik untuk calon ketua umum HIMAHI dilakukan 3 jam setelah pendaftaran ditutup.
Verifikasi dilakukan setelah berkas – berkas diserahkan kepada KPUM.

Pasal 7
Tahap verifikasi dilakukan sebagai berikut :
Verifikasi berkas dilakukan setelah bakal calon melakukan pendaftaran.
Verifikasi memastikan bakal calon memenuhi syarat, sesuai pasal 4 dalam Juknis pemilihan umum mahasiswa FISIP unej
Apabila terdapat pendaftar yang tidak memenuhi syarat, maka pendaftar dipersilahkan untuk melengkapi berkas sebelum penetapan calon.
Tahap penetapan calon dilakukan sebagai berikut :
Penetapan calon dilakukan setelah pendaftaran ditutup
Penetapan calon dilaksanakan pada tanggal 11 mei 2016 pada pukul 16.00.
Penetapan calon dilakukan dengan sidang pleno KPUM.
Untuk HIMAHI sidang pleno dilakukan 1 jam setelah TPA berakhir.
Sidang pleno yang dilakukan oleh KPUM dapat di hadiri bakal calon dan tim sukses.
Sidang pleno penetapan calon dipimpin oleh mandataris KPUM.
Pasal 8
Kampanye dapat dilakukan mulai tanggal 12 – 15 mei 2016.
Kampanye dapat dilakukan dalam bentuk sebagai berikut :
Pamphlet
Banner
Baliho
Selebaran
Spanduk
Poster
Sticker
Ilustrasi
Segala bentuk media social
Kaos tim sukses
Orasi
Larangan pemasangan alat peraga kampanye:
Merusak sarana dan prasarana FISIP unej
Saling menindih alat peraga
Memaku pohon
Merusak alat peraga calon lain
Setiap pemasangan alat kampanye dilaporkan kepada KPUM.
Pembersihan alat peraga kampanye dilakukan oleh Tim sukses selama hari tenang.
Waktu Debat dilaksanakan pada tanggal 12 dan 13 mei 2016.
Pasal 9
Hari tenang dilaksanakan pada tanggal 16 mei 2016
Selama hari tenang dilarang melakukan kampanye
Pasal 10
Pemungutan suara dilaksanakan pada hari selasa tanggal 17 mei 2016 mulai pukul 07.00 sampai dengan 15.00.
Pemungutan suara dilakukan secara serentak dan terpisah pada masing – masing Bilik Suara HMJ.
Pemungutan suara dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
Pemilih harus menunjukkan identitas diri sebelum memilih
Memilih dengan cara mencoblos surat suara sesuai dengan jurusannya masing - masing
Suara dinyatakan sah apabila mencoblos salah satu nomor, nama, foto calon dengan satu coblosan dengan menggunakan alat yang ditentukan  oleh KPUM
Suara tidak sah, apabila coblosan tidak berada pada tempat yang telah ditentukan oleh KPUM
Surat suara yang telah dicoblos dimasukkan kedalam tempat yang telah disediakan (kotak suara) masing – masing HMJ
Pemilih menandai jari tangan dengan tinta yang telah disediakan oleh KPUM sebagai tanda telah melakukan prosesi pemilihan.
Pasal 11
Penghitungan surat suara dilakukan oleh KPUM dengan sebagai berikut:
Surat suara di hitung di TPS dengan dihadiri saksi dan bersifat terbuka.
Dalam perhitungan surat suara petugas TPS dilarang merusak surat suara.
Hasil penghitungan surat suara ditetapkan oleh KPUM dengan berita acara yang ditanda tangani oleh semua  saksi,perwakilan petugas TPS jurusan ( divisi logistic) dan diketahui oleh ketua KPUM.
Apabila terdapat lebih dari satu calon ketua umum yang mendapat suara terbanyak yang sama maka dilakukan pemilihan umum putaran selanjutnya bagi HMJ terkait.
Pasal 12
1). Tahap penetapan ketua umum HMJ dilakukan dengan sebagai berikut :
a. Dilaksankaan sehari setelah penetapan hasil perhitungan suara
b. Ketua umum HMJ terpilih ditetapkan dalam siding pleno oleh KPUM dengan mengundang saksi.

BAB VI
PENUTUP
Pasal 13
1). Segala sesuatu yang belum diatur dalam petunjuk teknis akan diatur kemudian hari sesuai dengan kebutuhan.
2). Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di: Jember
Hari/Tanggal: Minggu,8 Mei 2016
Waktu: 22.59 WIB

Ketua Panitia Sekretaris

Ridho Pratama PutraLisa Riska Oktaviani
NIM 130910202052NIM  130910101039

PETUNJUK PELAKSANAAN (JUKLAK) PEMILIHAN UMUM KETUA HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS JEMBER 2016

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa  (KPUM) adalah lembaga penyelenggara pemilu raya yang mempunyai tanggung jawab untuk menyusun dan mengatur pelaksanaan Pemilihan Umum Mahasiswa   FISIP-UNEJ 2016.
Pemilihan Umum Raya FISIP UNEJ adalah sarana pelaksanaan kedaulatan mahasiswa FISIP UNEJ yang berdasarkan produk hukum yang dikeluarkan oleh BEM FISIP UNEJ.
Pemilihan Umum Raya FISIP UNEJ bertujuan untuk memilih ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).
Pemberian suara dalam Pemilihan Umum FISIP UNEJ adalah hak setiap mahasiswa yang memenuhi syarat untuk memilih.
Calon ketua HMJ adalah Mahasiswa aktif FISIP UNEJ yang telah memenuhi syarat yang di tentukan oleh KPUM.
Tim sukses adalah tim kampanye yang dibentuk oleh calon ketua HMJ yang di tetapkan oleh KPUM.
Kampanye merupakan kegiatan yang dilakukan calon ketua HMJ untuk meyakinkan dan memperoleh dukungan dari pemilih dengan memaparkan visi dan misi.
Pemilih adalah mahasiswa aktif fisip unej yang telah memenuhi syarat KPUM.
Saksi merupakan pihak yang ditunjuk oleh calon ketua HMJ untuk menghadiri perhitungan suara.
BAB II
LINGKUNGAN PEMILIHAN
Pasal 2
Pemilih umum raya FISIP UNEJ adalah seluruh mahasiswa aktif yang memilih sesuai dengan himpunan mahasiswa jurusannya masing masing.
BAB III
PENYELENGGARA
Pasal 3
Penanggung jawab pemilihan umum raya fisip unej adalah pimpinan tertinggi fakultas.
Penyelenggara pemilihan umum raya FISIP  UNEJ 2016 adalah KPUM  FISIP  UNEJ  yang independen.
KPUM  FISIP  UNEJ  disahkan oleh Pimpinan Fakultas.

BAB IV
TUGAS DAN KEWENANGAN

Pasal 4
Untuk menyelenggarakan Pemilihan Umum Mahasiswa  , KPUM FISIP UNEJ memiliki tugas dan wewenang sebagai berikut :
Memimpin dan melaksanakan tahapan kegiatan pemilihan umum raya FISIP UNEJ.
Menerima, meneliti dan menetapkan calon ketua HMJ dalam pemilihan umum raya FISIP UNEJ.
Menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Menyediakan sarana dan prasarana pemilihan umum raya FISIP UNEJ.
Menetapkan hasil Pemilihan Umum Mahasiswa   FISIP  UNEJ.
Mengumpulkan, mensistematiskan, mengarsipkan data  data hasil Pemilihan Umum Mahasiswa   FISIP  UNEJ.
Melakukan koordinasi dengan panwaslu sesuai dengan tugas dan wewenang masing  masing.
Menyusun dan menetapkan aturan  aturan dalam Pemilihan Umum Mahasiswa   FISIP  UNEJ.
BAB V
TAHAPAN PEMILIHAN UMUM MAHASISWA FISIP UNEJ

Pasal 5
Tahapan Pemilihan Umum Mahasiswa   FISIP  UNEJ terdiri dari :
Sosialisasi
Pendaftaran calon ketua umum HMJ
Verifikasi dan penetapan calon ketua umum HMJ
Kampanye calon ketua umum HMJ
Hari tenang
Pemungutan suara
Perhitungan surat suara dan hasil pemilihan umum raya FISIP  UNEJ
Penetapan ketua umum HMJ
BAB VI
KAMPANYE

Pasal 6
Kegiatan kampanye Pemilihan Umum Mahasiswa   FISIP  UNEJ dilaksanakan sesuai tahapan dalam PEMILU.
Setiap calon ketua umum mempunyai kedudukan, hak , dan kewajiban yang sama selama masa kampanye.
Tema kampanye disesuaikan dengan visi dan misi masing  masing calon ketua umum HMJ yang disampaikan secara lansung (lisan) bersifat dialogis maupun secara tidak langsung (tertulis).
Pasal 7
Larangan  larangan dalam kampanye pemilihan umum raya mahsiswa FISIP  UNEJ :
Menghina calon ketua HMJ dengan isu agama, suku, ras serta golongan
Melakukan taktif politik negatif
Menggunakan kekerasan untuk mengambil kekuasaan
Membawa senjata tajam saat kampanye berlangsung

BAB VII
PEMUNGUTAN SUARA,PENGHITUNGAN SUARA DAN SAKSI

Pasal 8
Untuk keperluan pemungutan suara dalam Pemilihan Umum Mahasiswa   FISIP UNEJ surat suara disediakan oleh KPUM FISIP UNEJ.
Tempat pemunggutan suara (TPS) di tentukan oleh KPUM FISIP UNEJ.
Surat dinyatakan sah apabila menggunakan surat suara yang ditetapkan oleh KPUM FISIP UNEJ.

Pasal 9
Penghitungan surat suara dilaksanakan 30 menit setelah pemungutan suara berakhir dan dilakukan oleh KPUM FISIP UNEJ.

Pasal 10
Saksi dalam pemungutan dan penghitungan surat suara terdiri dari masing-masing tim sukses calon ketua HMJ.
Jumlah saksi di tetapkan oleh KPUM FISIP UNEJ.

BAB VII
SUMBER DANA PEMILIHAN UMUM MAHASISWA

Pasal 11
Sumber dana Pemilihan Umum Mahasiswa   FISIP UNEJ sepenuhnya dari pihak fakultas.

BAB IX
PENUTUP

Pasal 12
Segala sesuatu  yang belum diatur dalam petunjuk pelaksanaan ini akan diatur kemudian sesuai dengan kebutuhan oleh KPUM FISIP UNEJ.

Ditetapkan di: Jember
Hari/Tanggal: Senin,2 Mei 2016
Waktu: 20.15 WIB

Ketua Panitia Sekretaris

Ridho Pratama PutraLisa Riska Oktaviani
NIM 130910202052NIM  130910101039

Saturday, April 1, 2017

OBAT STROKE

Pada suatu ketika dimana Nabi Allah Sulaiman A.S duduk di singgahsananya,
maka datanglah  Angin yang cukup besar,
maka bertanya Nabi Allah Sulaiman A.S "siapakah engkau..?"

Maka dijawab oleh Angin tersebut bahwa :
akulah Angin Rihul Ahmar....
dan Aku bila memasuki rongga anak Adam,
maka lumpuh, keluar darah dari Rongga, dan apabila aku memasuki otak anak Adam,
maka menjadi gilalah anak Adam .....

Maka diperintahkan oleh Nabi Sulaiman A.S .....
supaya membakar Angin tersebut,
maka berkatalah Rihul Ahmar kepada Nabi Sulaiman A.S bahwa
"Aku kekal sampai hari Kiamat tiba,
siapapun tidak ada  yg dpt membinasa kan Aku melainkan Allah SWT.......
Lalu Rihul Ahmar pun menghilang......

Diriwayatkan cucu Nabi Muhammad S.A.W. yg terkena Angin Rihul Ahmar .....

Sehingga keluar darah dari rongga hidungnya.......
Maka datang Malaikat Jibril kepada
Nabi Muhammad S.A.W.  dan bertanya Nabi kepada Malaikat Jibril.......
Maka menghilang sebentar,
lalu Malaikat Jibril kembali mengajari akan doa Rihul Ahmar kepada Nabi Muhammad S.A.W. .....
kemudian.....
Dibaca doa tersebut kepada cucu nya dan dengan sekejap cucu Rasulullah S.A.W sembuh serta merta.

Lalu bersabda Nabi Muhammad S.A.W. bahwa barang siapa Membaca doa stroke/ Doa Rihul Ahmar walau sekali dalam seumur
hidupnya,
maka akan dijauhkan dari penyakit ANGIN AHMAR atau Stroke

*Doa menjauhkan terhindar dari angin ahmar dan penyakit kronis*

*اللهم إني أعوذبك من الريح الأحمر والدم الأسود والداء الأكبر*

*Allahumma inni a'uzubika minarrihil ahmar, waddamil aswad, waddail akbar*

Artinya
Ya Allah ya Tuhanku lindungi aku dari angin merah & lindungi aku dari darah hitam (stroke) dan dari penyakit berat
aamiin yarobbal'alamin